BPS Ungkap Angka Pengangguran RI Turun, Begini Perinciannya
jpnn.com, JAKARTA - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan jumlah pengangguran di Indonesia mencapai 7,24 juta orang dari total angkatan kerja sebanyak 154,91 juta pada Februari 2026.
“Di mana jumlah ini mengalami penurunan sebesar 35 ribu orang dibandingkan Februari 2025,” kata dia dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (5/5).
Kemudian, jumlah penduduk yang bekerja pada Februari 2026 tercatat sebesar 147,67 juta orang.
Amalia memaparkan penurunan jumlah pengangguran tercermin dari Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) yang berada di level 4,68 persen pada Februari 2026, turun 0,08 persen basis poin dibandingkan Februari 2025.
Berdasarkan wilayahnya, TPT di perkotaan tercatat sebesar 5,60 persen, menurun dari 5,73 persen pada Februari 2025.
Adapun TPT di perdesaan sebesar 3,20 persen, lebih rendah dibandingkan 3,33 persen pada periode yang sama tahun lalu.
Lebih lanjut, Amalia menjelaskan penyerapan tenaga kerja sejauh ini masih didominasi oleh sektor pertanian, perdagangan besar dan eceran, serta industri, yang secara total menyerap 60,29 persen tenaga kerja nasional.
Selain itu, jumlah penduduk yang bekerja baik di sektor formal maupun informal mengalami peningkatan dalam periode Februari 2025 hingga Februari 2026.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan jumlah pengangguran di Indonesia mencapai 7,24 juta orang dari total angkatan kerja
- Purbaya: Kebijakan Fiskal Fokus Pada 8 Program Kerja
- Ekonom Sebut Meredanya Isu Reshuffle Kabinet Punya Efek Baik untuk Rupiah & IHSG
- Chatib Basri Datangi Istana untuk Bertemu Prabowo, Ada Luhut Juga, Bahas Apa?
- Menaker Yassierli Beberkan Program Prabowo untuk Tenaga Kerja Masa Depan
- Perjudian Besar
- Perluas Layanan Pembiayaan, Akulaku Finance-Bank Danamon Jawab Kebutuhan Pasar
JPNN.com




