BRIN Kembangkan Genteng dari Limbah Sawit dan Serabut Kelapa
jpnn.com, JAKARTA - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengembangkan genteng ramah lingkungan berbahan limbah sawit dan serabut kelapa.
Kepala BRIN Arif Satria mengatakan inovasi tersebut mendapat perhatian langsung dari Presiden Prabowo Subianto saat mengunjungi pameran hasil riset BRIN.
Menurut dia, Prabowo sejak awal memberikan arahan agar BRIN menghasilkan teknologi bahan bangunan yang dapat diproduksi secara mandiri di dalam negeri.
“BRIN telah hadir dengan teknologi genteng yang ramah lingkungan yang berbasis pada limbah dari sawit, limbah dari kelapa, serabut kelapa,” ucap Arif di Istana Negara, pada Kamis (6/8).
“itu sangat bagus sekali karena apa? Ringan, ramah lingkungan, dan sekarang sedang diuji coba di Nias,” lanjutnya.
Selain mengembangkan material bangunan, BRIN juga telah menciptakan teknologi rumah tahan gempa yang dapat dibangun dalam waktu relatif singkat.
Arif menyebutkan rumah tersebut dapat berdiri hanya dalam waktu sekitar 14 hari, sedangkan seluruh proses penyelesaian hingga siap dihuni memerlukan waktu sekitar 30 hari.
“Rumah tahan gempa berbagai tipe yang bisa dibangun dalam 14 hari dan dalam 30 hari bisa siap huni,” kata dia.
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengembangkan genteng ramah lingkungan berbahan limbah sawit dan serabut kelapa.
- CBG Lestari Produksi PalmCo-Renikola Diserap Pertagas
- Habitat Harimau Sumatra di Kerumutan Terbakar, Polres Pelalawan Menangkap 3 Pelaku
- BNPP RI & BRIN Bahas Model Desentralisasi Adaptif untuk Pengelolaan Wilayah Perbatasan
- Segel Lahan yang Terbakar, Menhut: Asap Baru Padam, Sudah Ditanam Sawit
- PT TPL Tersangka Korporasi, Pakar: Bukti Kejagung Berani Bongkar Kejahatan Finansial
- Bea Cukai Dorong Produk Lokal Mendunia, Petani Vanili & Arang Batok Kelapa Diasistensi
JPNN.com




