BTS Terseret Isu Plagiarisme, BigHit Siap Tempuh Jalur Hukum
jpnn.com, JAKARTA - BigHit Music membantah tuduhan bahwa lagu "SWIM" dalam album kelima BTS berjudul ARIRANG menjiplak lagu demo karya tiga penulis lagu asal Amerika Serikat.
Agensi tersebut menegaskan akan mengambil langkah hukum untuk menghadapi gugatan yang diajukan di Amerika Serikat.
Dikutip dari Yonhap, Jumat (10/7), BigHit Music menyebut tuduhan tersebut sebagai klaim sepihak dan memastikan lagu "SWIM" merupakan karya orisinal yang dibuat secara independen.
Gugatan diajukan pada Rabu (8/7) oleh Steve Cooper, John Sandler, dan Greylyn Johnson. Mengutip laporan Billboard, ketiga penulis lagu itu menilai lagu "SWIM" milik BTS memiliki "kesamaan substansial" dengan lagu demo mereka yang belum pernah dipublikasikan.
Dalam gugatan tersebut, HYBE, HYBE America, BigHit Music, serta sejumlah penulis lagu yang terlibat dalam pembuatan "SWIM", termasuk Ryan Tedder, tercantum sebagai tergugat.
Meski RM BTS ikut tercatat sebagai salah satu penulis lagu "SWIM", baik BTS maupun para anggotanya tidak dimasukkan sebagai pihak tergugat dalam perkara tersebut.
Para penggugat menyatakan telah mengirimkan demo lagu mereka kepada sejumlah pelaku industri musik sejak Maret tahun lalu, termasuk eksekutif di Artist Publishing Group.
Mereka menduga demo tersebut kemudian diteruskan kepada sejumlah pihak yang terlibat dalam proses penciptaan lagu "SWIM".
BigHit Music membantah tuduhan lagu "SWIM" BTS menjiplak demo milik tiga penulis lagu asal AS.
- UT Perketat Penggunaan AI untuk Cegah Plagiarisme dan Fabrikasi Akademik
- IShowSpeed Bagikan Momen Saat Bertemu BTS di Final Piala Dunia 2026
- OREO & BTS Resmi Meluncurkan Limited Edition Biskuis Spesial Bercita Rasa Korea
- Marak Penipuan Tiket Konser, Penggemar BTS Indonesia Diminta Hati-hati
- BTS Kembali Mendominasi Musik Global Lewat Album ARIRANG
- BTS Tambah Jadwal Konser di Jakarta, Bukti Kepercayaan Global
JPNN.com




