Budiman Sudjatmiko: Penanganan Gempa NTT Dilakukan Cepat dan Terkoordinasi
jpnn.com, NAGEKEO - Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Budiman Sudjatmiko mengatakan pemerintah bergerak cepat menangani dampak gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (15/8) dini hari.
Gempa yang terjadi pukul 04.58 WIB itu berpusat sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, dengan kedalaman 15 kilometer.
“Atas nama pemerintah dan seluruh jajaran yang saya koordinasikan, saya menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya kepada seluruh keluarga korban,” ucap Budiman.
Menurut dia, Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan seluruh kementerian, lembaga, TNI, dan Polri untuk bergerak cepat dan serentak menangani bencana tersebut.
“Pemerintah tidak tinggal diam. Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan seluruh jajaran kementerian, lembaga, TNI, dan Polri untuk bergerak cepat dan serentak,” kata dia.
Penanganan di lapangan saat ini melibatkan Tim SAR Gabungan yang terdiri atas 281 personel dari TNI, Polri, BPBD, PMI, dan potensi SAR lainnya.
Tim tersebut telah mengevakuasi 79 orang terdampak dan masih melakukan pencarian terhadap satu orang yang dilaporkan tertimbun.
Kementerian Sosial juga telah memobilisasi bantuan logistik senilai sekitar Rp4,5 miliar, yang mencakup makanan siap saji, tenda, selimut, kasur, perlengkapan keluarga, dan peralatan dapur umum.
Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Budiman Sudjatmiko mengatakan pemerintah bergerak cepat menangani dampak gempa di NTT
- Menteri PU Instruksikan Penanganan Menyeluruh Banjir Padang & Longsor Tapan–Batas Jambi
- Kementerian PU Percepat Pemulihan 8 Titik Longsor di Ruas Tapan–Jambi
- Pompa Hingga Alat Berat Dikerahkan Untuk Tangani Banjir Kota Padang
- Kementerian Pekerjaan Umum Sudah Tangani 1.024 Infrastruktur Pascagempa NTT
- Kementerian PU Percepat Pemulihan Aceh dan Sumatera Pascabencana
- Gempa M 5,2 Guncang Lombok Barat, Tidak Berpotensi Tsunami
JPNN.com




