Buka LCC 4 Pilar MPR Tingkat Kaltara, Gubernur Zainal Paliwang Sampaikan Harapan Ini
jpnn.com, TARAKAN - Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal A. Paliwang membuka Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR 2026 Tingkat Provinsi Kalimantan Utara.
Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Tarakan Plaza, Sabtu (25/7).
Dalam sambutannya, Gubernur Kaltara Zainal A. Paliwang menegaskan LCC Empat Pilar MPR bukan sekadar kompetisi bagi para pelajar, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang untuk memperkuat semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap tanah air, khususnya di kalangan pelajar Kalimantan Utara.
“Kehadiran anak-anakku sebagai wakil sekolah merupakan buah dari kerja keras, semangat belajar, serta dedikasi yang patut dibanggakan," kata Zainal dalam keterangannya, Minggu (26/7).
Dia menilai para peserta telah menunjukkan pelajar Kalimantan Utara memiliki tekad untuk berkembang, berkompetisi, dan membawa nama baik daerah.
"Jadikan kesempatan ini sebagai pengalaman berharga untuk meningkatkan kapasitas diri dan menginspirasi pelajar lainnya. Lomba ini merupakan salah satu sarana untuk menumbuhkan semangat berbangsa dan bernegara sejak usia dini,” pesannya..
Melalui LCC Empat Pilar, menurut Zainal, para pelajar diajak untuk memahami nilai-nilai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara.
Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, kerja sama, sportivitas, serta kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Ini harapan Gubernur Kalimantan Utara Zainal Paliwang saat membuka LCC 4 Pilar MPR Tingkat Provinsi Kaltara
- Ketua Kelompok DPD RI di MPR: Jangan Jerat Anak Miskin dengan Angka Desil
- Budi Muliawan Ajak Generasi Muda Cianjur Kenali Filosofi Ngaos, Mamaos, dan Maenpo
- Di Hadapan Guru TK, Mohamad Toha Tekankan Pentingnya Tanamkan Adab bagi Anak Sejak Dini
- MPR Luncurkan Dua Buku, Senator Dedi: Semua Peristiwa Dalam Kehidupan Bernegara Harus Ditulis Sebagai Warisan
- MPR Luncurkan Dua Buku di Gedung Merdeka, Ahmad Muzani: Memori Konstitusi Tak Boleh Putus
- MPR Tak Mau Gegabah Amendemen UUD 1945, Muzani: Konsekuensinya Luar Biasa
JPNN.com




