Bukan Diangkat Jadi PPPK, P3K PW Mulai Dialihkan ke Outsourcing
jpnn.com, JAKARTA - Nasib PPPK Paruh Waktu Indonesia atau P3K PW di ujung tanduk. Perlahan, tetapi pasti mereka mulai dialihkan ke outsourcing atau tenaga alih daya.
Memang, tidak semua PPPK Paruh Waktu yang dialihkan ke outsourcing. Bagi pemerintah daerah yang pendapatan asli daerah (PAD) gemuk, P3K PW malah dialihkan ke PPPK penuh waktu.
Namun, pemda yang fiskalnya terbatas lebih banyak daripada daerah mapan. Daripada pusing memikirkan gaji PPPK paruh waktu, pemda lebih memilih jalan pintas dengan mengalihkan ke outsourcing.
Ketua Umum Aliansi R2 R3 Indonesia Faisol Mahardika mengungkapkan, peralihan dari P3K PW ke outsourcing mulai diberlakukan sejumlah daerah, salah satunya Kota Medan.
"PPPK paruh waktu yang dialihkan ke outsourcing itu banyak yang dari honorer database BKN atau Badan Kepegawaian Negara. Ini bukti ketidakberpihakan pemerintah kepada P3K PW," kata Faisol kepada JPNN, Sabtu (6/6/2026).
Faisol menjelaskan pada kasus lainnya terjadi di Kabupaten Merangin, PPPK paruh waktu yang sudah dilantik sampai sekarang tidak menerima SK.
Menurut dia, Dinas Pendidikan berdalih tidak terdata, tetapi anehnya kenapa mereka bisa mengikuti seleksi PPPK 2024 tahap pertama jika tidak terdata.
Faisol mengingatkan pemerintah tidak mengambil jalan pintas dalam menyelesaikan masalah PPPK paruh waktu atau P3K PW.
Bukan diangkat menjadi PPPK, P3K PW mulai dialihkan ke outsourcing oleh pemda yang fiskalnya terbatas
- 5 Berita Terpopuler: Instruksi Penting untuk PNS, PPPK, dan Tenaga Kontrak muncul, Sudah Ada Kepastian untuk P3K PW?
- Kemendagri Ditantang Buka Data Pemda yang Tidak Mampu Menggaji PPPK & P3K PW
- 5 Berita Terpopuler: Kabar Gembira, Penantian Panjang Terbayar, Kalimat Pejabat Ini Bikin PPPK & P3K PW Bisa Tidur Nyenyak
- Kepala OPD Diminta Instruksikan kepada PNS, PPPK, dan Tenaga Kontrak, Harus Sesuai Jadwal
- Ahli Waris Almarhumah Nurijah PPPK Menerima Rp832,8 Juta
- DPR Desak Edukasi Publik soal Risiko Galon Guna Ulang Tua
JPNN.com




