Bukber Bareng Gen Z, AHY: Jakarta Butuh Ruang Kreatif Anak Muda
Menurutnya, pembangunan harus menyentuh sektor pendidikan, kesehatan hingga ruang kreatif bagi generasi muda.
“Selain infrastruktur dasar seperti jalan dan jembatan, kami juga harus memperhatikan sektor pendidikan agar semakin baik, termasuk fasilitas kesehatan yang harus semakin mudah diakses seluruh masyarakat,” jelasnya.
Dia menilai kota modern tidak hanya ditandai dengan pembangunan fisik, tetapi juga hadirnya ruang bagi anak muda untuk berkembang dan berkreasi.
Pemerintah, kata dia, ke depan juga perlu menghadirkan lebih banyak sentra kreatif yang memberi ruang luas bagi generasi muda, terutama di Jakarta, untuk mengekspresikan gagasan dan karya mereka.
“Kami berharap ke depan hadir sentra-sentra kreatif yang memberikan ruang lega bagi generasi muda Indonesia, khususnya di Jakarta, untuk terus berkreasi dan mengekspresikan karya-karyanya. Ini adalah ciri kota modern dan kota maju,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta Mujiyono menilai gagasan pembangunan yang melibatkan generasi muda sejalan dengan kebutuhan Jakarta sebagai kota global.
Ruang kreatif dan infrastruktur sosial menjadi faktor penting dalam membangun ekosistem kota yang ramah bagi anak muda.
“Jakarta membutuhkan lebih banyak ruang kreatif dan fasilitas publik yang mendukung aktivitas generasi muda,” ucap Mujiyono.
Dalam acara yang dihadiri generasi muda dari berbagai komunitas di Jakarta itu, AHY menyoroti pentingnya pembangunan yang lebih inklusif di berbagai sektor.
- Ibas Bakar Semangat Siswa di EBY EDU FAIR 2026
- BPDP Jembatani Gen Z Jadi Wirausaha UMKM Sawit
- Prabowo Perintahkan Pengembangan Kereta Trans Sumatra hingga Trans Kalimantan
- AHY Sebut 76 Perlintasan Kereta di Jawa dan Sumatra Harus Segera Diperbaiki
- Triputra Group & Kalbis University Hadirkan Inspirasi untuk Mahasiswa dari Level CEO
- Pegadaian Semarang Luncurkan Business Case Competition 2026 di UNNES
JPNN.com




