Buku Pangan Indonesia Diluncurkan, Zulhas Beberkan Tantangan Nasional
jpnn.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menegaskan pangan bukan sekadar kebutuhan untuk mengisi perut.
Menurut dia, pangan berkaitan erat dengan kedaulatan, kemerdekaan, dan masa depan sebuah bangsa.
Hal itu disampaikan Zulhas saat menjadi pembicara dalam Book Lunch Pangan Indonesia di JICC, Senayan, Jakarta Pusat.
Dalam diskusi yang dipandu Communication Strategist Prita Laura tersebut, Zulhas menjelaskan sejumlah tantangan yang masih dihadapi Indonesia dalam membangun sistem pangan nasional.
Dia mengatakan persoalan pangan kerap luput dari perhatian karena masyarakat terbiasa mendapatkan makanan setiap hari.
“Pangan itu kita sudah terbiasa. Karena sudah setiap hari makan, kadang-kadang kita tidak mau tahu lebih lanjut. Padahal, hampir semua makanan yang kita makan memiliki persoalan strategis,” ujar Zulhas dalam keterangan yang diterima JPNN.com, Jumat (4/9).
Menurut dia, kondisi pangan turut menggambarkan kekuatan suatu negara.
Negara yang ingin menjadi negara maju, kata Zulhas, harus mampu memenuhi kebutuhan pangannya secara aman dan tidak terus bergantung kepada negara lain.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan pangan bukan sekadar kebutuhan untuk mengisi perut.
- Hari Ini Kopdes Merah Putih Beroperasi Serentak, 8.000 Titik Bakal Dipantau
- PI Nilai Zulhas Sebagai Menko Terbaik, Layak Dampingi Prabowo di Pilpres 2029
- Catat, Manajer Kopdes yang Resign soal Penempatan Kerja Tidak Dikenakan Sanksi
- Suplai Sampah Jadi Kunci Operasional PSEL Palembang
- Soal Usul PT 5 Persen, PAN: Asal Kesepakatan Bulat, Kami Setuju
- Zulhas Bilang Cak Imin Masih Memikir-mikir Maju Jadi Capres
JPNN.com




