Bulan Depan Menikah, Bacok Leher Calon Istri Hingga Tewas

Bulan Depan Menikah, Bacok Leher Calon Istri Hingga Tewas
Neny Agustin, yang menjadi korban amukan calon suaminya dibawa dari Puskesmas Jogorogo menuju RS At-Tin. Namun, nyawanya tidak berhasil ditolong. Foto: Loditya Fernandez/Radar Ngawi/JPNN.com

Hubungan Neny dengan Mudiono mulai terjalin sekitar tiga bulan terakhir. Tuminah mengaku tidak tahu pasti asal muasal perkenalan pasangan yang terpaut usia 13 tahun itu.

Mudiono sendiri sempat mendapatkan pandangan buruk dari keluarga Neny dan tetangga. Sebab, sekitar dua bulan lalu Mudiono sempat melarikan Neny setidaknya tiga hari. ”Bahkan, keluarga sampai melapor ke polsek. Cuma akhirnya pulang sendiri,” jelasnya.

Meski begitu, Tuminah belum bisa memastikan bahwa perkara tersebut yang menjadi penyebab pembacokan yang dilakukan Mudiono.

Sebab, pihak keluarga disebutnya sudah melupakan tindakan Mudiono yang melarikan gadis itu. Terbukti dengan rencana perkawinan keduanya.

Kapolsek Jogorogo AKP Budi Cahyono menjelaskan, pihaknya masih memburu pelaku yang melarikan diri ke hutan.

Soal motif, Budi mengaku belum tahu pasti. ”Keluarga masih kritis dan pelaku masih dalam perburuan,” ungkapnya.

Sulut Kemarahan Warga

Pembantaian yang dilakukan Mudiono memicu amarah warga Desa Dawung. Puluhan pemuda ikut memburu pelaku yang kabur ke hutan.

Mudiono menghujamkan parang ke leher calon istrinya hingga kepala bagian belakang. Korban lantas terkapar tak berdaya.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News