Bumi Hangus
Oleh Dahlan Iskan
Misalnya yang dibuka lewat pengacara Don Ritto, Handika Honggowoso. "Uang dan emas yang ditemukan saat penggeledahan itu adalah milik Idon," kata Handika. Idon adalah panggilan Don Ritto.
Rumah yang di Sentul itu pun, katanya, awalnya memang milik Febrie, tetapi sudah dalam penguasaan Idon. Yakni untuk kegiatan sebuah yayasan keluarga. Sejak 2023. Artinya, Febrie tidak tahu-menahu soal ditemukannnya uang ratusan miliar di situ.
Berarti sudah ada strategi yang disepakati: strategi bumi hangus. Yang dihanguskan buminya Don Ritto.
Rupanya sudah ada kesepakatan internal: timpakan seluruh kesalahan pada Don Ritto. Bersihkan nama Febrie. Don Ritto-lah yang kotor. Febrie itu bersih.
Kita lihat saja seberapa lihai Handika menyelamatkan Febrie lewat bumi hangus Idon.
Nama Handika memang sesekali muncul dalam perkara korupsi besar. Ia ikut dalam tim pembela Anas Urbaningrum dalam perkara Hambalang.
Ia juga ikut tampil dalam perkara Jiwasraya. Pun dalam perkara mantan Gubernur Jambi Zumi Zola. Termasuk juga dalam perkara e-KTP.
Handika orang Solo: alumnus Fakultas Hukum Universitas Negeri Sebelas Maret, UNS. Saat mahasiswa ia sering ikut demo. Di masa itu teman-temannya memanggilnya Acong.
Said Didu menganggap langkah memperkarakan Febrie Adriansyah itu sebagai serangan balik atas ketegasan Febrie dalam melawan oligarki.
- HIKMAHBUDHI Apresiasi Respons Cepat Polri Dalam Penanganan Karhutla dan Bencana Alam
- Politikus Golkar Fahd Arafiq hingga Presdir Summarecon Agung Ditahan KPK
- Dua Partai Ini Mengumumkan Tetap Setia pada Prabowo-Gibran
- Politikus Golkar Fahd Arafiq Ikut Kena OTT KPK terkait Kasus ATR/BPN
- Teknokrat Plus
- 3 Pejabat ATR/BPN Terkena OTT, KPK Menyita Uang di Boks, Kardus, dan Koper
JPNN.com




