JPNN.com

Bumi Plc Tuntaskan Tender Offer

Selasa, 28 Juni 2011 – 08:28 WIB
Bumi Plc Tuntaskan Tender Offer - JPNN.com
Bumi Plc Tuntaskan Tender Offer
JAKARTA - Bumi Plc bakal menuntaskan tender offer (pembelian sisa saham publik) PT Bumi Resources Mineral Tbk (BRMS). Rencana itu disebut-sebut akan rampung pada medio kuartal tiga 2011 mendatang. Saat ini kelanjutan proses itu, masih menunggu pembicaraan dengan regulator pasar modal. “Manajemen akan berdiskusi dengan regulator (pasar modal). Proses akan dilakukan pada kuartal ketiga 2011, hingga convertibel bond (CB) dikeluarkan. Maaf belum bisa kasih komentar sekarang," tutur Dileep Srivastava, Direktur PT Bumi Resources Tbk (BUMI), di Jakarta, Senin (27/6).

Sebagaimana diketahui, BUMI merupakan pemilik saham mayoritas dari Bumi Plc. Saat ini, BUMI masih memiliki saham BRMS sekitar 12 persen dengan harga Rp 850 per lembar saham. Pihak BUMI sebut Dileep, akan mempertahankan kepemilikan tersebut. Nah, Bumi Plc saat ini telah memiliki saham BRMS sebanyak 75 persen hasil pembelian dari BUMI dengan total transaksi mencapai USD 2,07 miliar. Atas fakta itu, berdasarkan peraturan pasar modal, Bumi Plc diwajibkan menggelar tender offer terhadap sisa saham BRMS yang beredar di publik. “Bumi Plc akan membayar saham BRMS seharga Rp 850 per saham, atau 22 persen premium dari harga penutupan rata-rata 30 hari hingga 27 Mei,” imbuh Dileep.

Dana tender offer itu bakal dibiayai dari penerbitan obligasi konversi (convertible bonds/CB) kepada BUMI, dengan kupon sebesar 2 persen dan harga konversi awal 15,88 Euro. Proses CB itu ditarget tuntas pada September 2011 mendatang. 

Di sisi lain, BUMI menggelontorkan dividen senilai USD 93,3 juta. Alokasi dividen itu 30 persen dari laba bersih 2010 yang tercatat USD 311 juta. Dengan fakta itu, setiap pemegang saham akan mengantongi dividen sebesar Rp 41,78 per lembar saham. “Alokasi dividen itu sudah menjadi kesepakatan final perseroan," ucap Dileep.

Realisasi dividen itu sebut Dileep, mengacu pada membaiknya kinerja perseroan sepanjang 2010. Di mana perusahaan tambang milik Aburizal Bakrie itu berhasil membukukan laba bersih senilai USD 311 juta. Nilai itu mengalami peningkatan 63 persen dibanding edisi sama tahun lalu di kisaran USD 191 juta.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...
arwan