Buntut Chaos PCMB, Dedi Mulyadi Berhentikan Pejabat Disdik Jabar
jpnn.com, JAWA BARAT - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mencopot Kepala UPTD Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Dinas Pendidikan Jawa Barat, Suhendar.
Pencopotan ini buntut protes orang tua murid dalam pelaksanaan Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB) 2026.
Keluhan yang disampaikan beragam, mulai dari akun yang belum terverifikasi, kendala masuk ke sistem, data yang tidak terbaca, hingga peserta yang sebelumnya mengikuti program Sekolah Maung, tetapi harus kembali mendaftar melalui jalur reguler.
Dedi Mulyadi langsung memerintahkan Kepala Badan Kepegawaian (BKD) Jabar, Dedi Supandi mencopot Suhendar seusai mendatangi Disdik Jabar dan berdialog dengan orang tua siswa.
Dedi juga menunjukkan ketidakpuasan penjelasan tim Tikomdik atas kekisruhan yang terjadi.
"Betul. Kepala UPTD Tikomdik untuk sementara dinonaktifkan dulu," kata Dedi, dalam keterangannya, Rabu (10/6).
Suhendar yang bertanggung jawab dicecar Dedi, terkait penerapan aplikasi baru dalam SPMB dan tidak terintegrasi dengan sistem yang sudah dibangun Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jabar, dua tahun terakhir.
"Anda ngerti nggak bidang ini? Anda latar belakangnya apa? Siapa yang merekomendasikan Anda di bidang ini?," tanya Dedi.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengambil tindakan tegas mencopot Kepala Tikomdik Disdik Jabar, buntut kisruh PCMB.
- Usulan Perubahan Nama Jawa Barat Jadi Tatar Sunda, Begini Respons Wagub Erwan
- Dedi Mulyadi-Jenderal (Purn) Dudung Sepakat Taufik Hidayat Penganiaya YTR Diberi Hukuman Maksimal
- Dedi Mulyadi Mengungkap Fakta Baru tentang Taufik Hidayat, Oh Ternyata
- Pendapatan Pajak Kendaraan di Jabar Tembus di Atas Rp20 Miliar per Hari
- Pendaftaran Sekolah Swasta Kerja Sama Jabar Dibuka 30 Juni - 6 Juli 2026
- Sayembara Rp250 Juta Dedi Mulyadi Akan Diserahkan kepada Keluarga Korban YTR
JPNN.com




