Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit Masuk Bui Gegara Korupsi Dana Bencana
jpnn.com - Penyidik Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Kejati Sulut) menahan Bupati Kepulauan Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit (CK) atas dugaan korupsi dana stimulan perbaikan rumah rusak akibat erupsi Gunung Ruang.
"Yang bersangkutan ditahan untuk kepentingan penyidikan," kata Asisten Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Kejati Sulut), Zein Yusri Munggaran di Manado, Rabu (6/5/2026).
Berdasarkan hasil pemeriksaan saksi dan tersangka, CK diduga terlibat dalam tindak pidana korupsi penyaluran bantuan dana siap pakai bagi korban bencana erupsi Gunung Ruang.
"Penahanan dilakukan berdasarkan minimal dua alat bukti yang sah," ujar Zein.
Sebelumnya, Kejati Sulut telah menetapkan dan menahan sejumlah tersangka lain, yakni DDK (Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Sitaro), EBO (mantan Bupati Sitaro), DT (pihak swasta), serta JMS selaku Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Sitaro.
Perkara ini bermula dari bencana erupsi Gunung Ruang pada 17 April 2024, yang kemudian direspons Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dengan mengucurkan dana bantuan Rp 35,71 miliar untuk 1.950 korban.
Dalam proses penyaluran, JMS diduga menunjuk enam toko material untuk penyediaan bahan bangunan yang terkait dengan pihak swasta DT, meskipun toko tersebut bukan bergerak di bidang material bangunan.
Selain itu, JMS juga diduga menahan rekening penerima bantuan serta menunda penyaluran dana, padahal bantuan seharusnya disalurkan secara langsung kepada penerima melalui mekanisme "by name by address".
Penyidik Kejati Sulut menahan Bupati Kepulauan Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit (CK) atas dugaan korupsi dana bencana untuk korban erupsi Gunung Ruang.
- Dua Anggota DPR Tersangka Kasus CSR BI Belum Ditahan, Aliansi Rakyat Laporkan Pimpinan KPK ke Dewas
- PK Terpidana Korupsi Selter Tsunami Aprialely Nirmala Ditolak MA
- Pakar: Kasus Chromebook Hanya Puncak Gunung Es Kerusakan Sistemik di Era Nadiem
- Mahasiswa Laporkan Pengadaan Ambulans Pemkot Bekasi ke KPK
- Pakar Sebut Permendikbud di Kasus Chromebook Adalah Mens Rea yang Sulit Dibantah
- Menyesal, Noel: Mendingan Korupsi Sebanyak-banyaknya
JPNN.com




