Bupati Sukoharjo Etik Suryani Kena OTT KPK di Wilayah Solo Raya
jpnn.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Sukoharjo Etik Suryani dalam operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Solo Raya, Jawa Tengah.
Selain Etik Suryani, ada empat orang lainnya yang ditangkap dalam OTT KPK itu.
"Dalam peristiwa tertangkap tangan ini, tim mengamankan sejumlah lima orang, salah satunya Bupati Sukoharjo,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada para jurnalis di Jakarta, Jumat (10/7/2026).
Bupati Sukoharjo dan empat orang tersebut diagendakan dibawa ke Jakarta pada Jumat pagi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status dari pihak yang ditangkap dalam OTT tersebut sesuai dengan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).
Sebelumnya, KPK mulai melakukan OTT pertama di 2026 dengan menangkap delapan orang selama 9-10 Januari. Penangkapan ini mengenai dugaan suap dalam pemeriksaan pajak di lingkungan Kantor Pelayanan Pajak Madya Jakarta Utara pada Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan periode 2021-2026.
Pada bulan yang sama, KPK menangkap Wali Kota Madiun Maidi dalam OTT kedua, dan Bupati Pati Sudewo dalam OTT ketiga.
Pada Februari 2026, KPK menangkap Kepala KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dalam OTT keempat.
OTT KPK menangkap Bupati Sukoharjo Etik Suryani dalam operasi di wilayah Solo Raya, Jawa Tengah. Penangkapan terkait pemerasan.
- Mengaku Dibidik KPK, Sudewo Soroti Peran Rossa Purbo Bekti
- Pekan Ini KPK Garap Nusron Wahid sebagai Saksi Kasus Korupsi
- PT Riau Perberat Hukuman Gubernur Nonaktif Riau Abdul Wahid, Jadi 4 Tahun Penjara
- KPK Periksa James Mondong hingga Benny Tan di Kasus Korupsi Bea Cukai
- Info Terbaru Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
- KPK Sita Rp1 Miliar dan USD49.000 dari 2 Pegawai Pajak Kemenkeu Ini
JPNN.com




