Bursa Cawapres Pendamping Prabowo: Teddy Sulit, Gibran Berpotensi karena Punya Beking
Senin, 16 Februari 2026 – 19:34 WIB
Pengamat politik Dedi Kurnia Syah. Foto: Dokumentasi pribadi for JPNN.com
"Gibran sendiri masih akan miliki tawaran yang baik selama Jokowi masih ada dan interventif, karena selama ini yang dominan menentukan Gibran dipilih karena faktor Jokowi," ujarnya.
Selain itu, kata Dedi, Gibran selama ini masih lebih diterima publik, ketimbang Teddy untuk menjadi cawapres pendamping Prabowo pada 2029.
"Jika harus membandingkan dengan Gibran, Teddy akan tertinggal, baik dari sisi dukungan politik maupun penerimaan publik, meskipun dari sisi kapasitas, bisa jadi keduanya serupa," ujarnya. (ast/jpnn)
Jangan Lewatkan Video Terbaru:
Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah menilai sosok Gibran masih mungkin mendampingi Prabowo pada Pilpres 2029 dengan beking Joko Widodo.
Redaktur : M. Adil Syarif
Reporter : Aristo Setiawan
BERITA TERKAIT
- Tanggapi Seskab Teddy, Direktur LIMA: Inflasi Pengamat Tak Bikin Negara Nyungsep
- Seskab Teddy Bicara Inflasi Pengamat, Analis Politik Singgung Menteri Bahlil
- Setuju Komunikasi Istana Membaik, Peneliti BRIN Dorong Peran Bakom Jika Seskab Teddy Sibuk
- Analis Politik Anggap Komunikasi Istana Membaik, Singgung Peran Seskab
- Yusril Sebut Usul Gibran soal Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dibahas dengan MA
- Prabowo Saksikan Pengucapan Sumpah Hakim Konstitusi dan Anggota Ombudsman RI
JPNN.com




