Buru WNA Brasil Pelaku Pembunuhan, Polda Bali Koordinasi dengan Interpol
"Kami sudah mengajukan DPO dan permohonan ke Interpol untuk pencarian lebih luas di tingkat internasional," katanya.
Menurutnya, saat ini data dan identitas kedua tersangka telah disebarluaskan secara global guna mempercepat proses penangkapan.
Pihak kepolisian juga terus melakukan koordinasi lintas negara untuk melacak keberadaan pelaku yang diduga sempat berpindah melalui negara transit sebelum menuju negara tujuan.
"Per hari ini (Sabtu, 28/3) sudah disebarkan ke seluruh dunia. Kami juga berkoordinasi terkait lintasan negara transit dan negara tujuan pelaku," ujarnya.
Ia menambahkan DPO kedua tersangka akan dipublikasikan secara luas, termasuk ditempel di sejumlah lokasi strategis, guna membantu proses pencarian.
Polda Bali menegaskan akan terus melakukan upaya maksimal dan berkoordinasi dengan berbagai pihak agar kedua tersangka dapat segera ditangkap dan dibawa kembali ke Indonesia untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Sebelumnya, seorang WNA Belanda berinisial RP (49) meninggal dunia setelah ditikam dua orang yang tidak dikenal di Villa Amira Nomor 1, Banjar Anyar Kelod, Kerobokan, Kuta Utara, Kabupaten Badung, pada Senin (23/3) malam.
Peristiwa bermula sekitar pukul 22.00 Wita saat korban bersama seorang saksi perempuan berjalan menuju vila.
Polda Bali terus memburu warga negara asing (WNA) asal Brasil pelaku pembunuhan bule Belanda.
- Cinta Terlarang Berujung Maut di Ogan Ilir, Remaja Bunuh Kekasih Hamil dengan Racun
- Brasil vs Maroko, Ancelotti Minta Tim Samba Bermain Tanpa Celah
- Maroko Tidak Gentar Hadapi Brasil, Achraf Hakimi Soroti Kualitas Vinicius
- Nasib Neymar di Piala Dunia 2026 Kian Abu-Abu
- Bintang Brasil Kirim Pesan Buat Maroko, Haiti, & Skotlandia
- Aneh, Neymar Merasa Seperti Anak Kecil di Piala Dunia 2026
JPNN.com




