Burung Biru Menolak Mati, Twitter Bersiap Terbang Kembali

Burung Biru Menolak Mati, Twitter Bersiap Terbang Kembali
Twitter terbaru. Foto: tangkapan layar laman Twitter.now

Tujuannya sederhana, mencegah pengguna terjebak bentrok akibat berita bohong.

Meski Vera masih dalam tahap pengembangan awal, niat mulia itu jadi angin segar.

Guna menikmati ruang baru yang independen dan bebas bot ini, pengguna dikenakan biaya satu kali sebesar USD20 (sekitar Rp355 ribu) untuk menyandang status sebagai founder.

Nominal ini terbilang hemat—hanya separuh dari biaya berlangganan X Premium+ selama sebulan.

Biaya tersebut dipasang demi memastikan bahwa setiap akun yang masuk benar-benar dioperasikan oleh manusia sungguhan, bukan bot.

Namun tak perlu khawatir, Operation Bluebird berjanji akan membuka akses yang lebih luas bagi publik di kemudian hari.

Saat ini, satu hal yang pasti: burung biru itu telah terbang kembali ke rumahnya. (engadget/jpnn)


Berita Selanjutnya:
Twitter di Google Play Store

Kelahiran kembali Twitter dipelopori oleh Stephen Coates, mantan penasihat hukum Twitter lama.


Redaktur & Reporter : M. Rasyid Ridha

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News