Cak Imin Minta Tambahan Anggaran Rp 1 Triliun ke Prabowo, Untuk Apa?
jpnn.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Pemberdayaan Manusia Muhaimin Iskandar mengatakan dirinya meminta tambahan anggaran Rp 1 triliun ke Presiden Prabowo Subianto.
Menurut dia, tambahan anggaran khusus itu untuk seluruh kegiatan UMKM dan ekonomi kreatif.
Selain itu, juga untuk menggerakkan kredit yang dipermudah dan terutama KUR usaha kecil dan menengah.
“Saya mengajukan tidak kurang dari Rp 1 triliun dan InsyaAllah akan terus ditambah untuk kegiatan yang mendorong tumbuh kembangnya UMKM kita,” ucap Cak Imin seusai bertemu Prabowo di Istana Negara, pada Selasa (12/5).
Tak hanya itu, Cak Imin juga melaporkan penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sudah mencapai Rp 508,2 triliun baik untuk bansos tunai, PKH, maupun bantuan iuran untuk jaminan kesehatan nasional.
“Ketiga dalam hal bansos kita terus mengintegerasikan agar seluruh bansos kita melalui kemensos tepat sasaran dengan terus mengupdate data tunggal sosial ekonomi kita,” kata dia.
Prabowo memerintahkan seluruh kementerian dan lembaga untuk menggunakan data tunggal sosial ekonomi alam menyalurkan seluruh program pemerintah.
“Dalam hal ini ada 88 kabupaten kota yang akan menjadi prioritas pengentasan kemiskinan supaya ini segera menjadi konsentrasi kementerian-kementerian dan lembaga agar kemiskinan ekstrem 0 persen 2026 bisa terwujud,” tuturnya. (mcr4/jpnn)
Menurut Cak Imin, tambahan anggaran khusus itu untuk seluruh kegiatan UMKM dan ekonomi kreatif.
Redaktur : Budianto Hutahaean
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi
- Komdigi-DPR RI Dorong Koperasi Jadi Penyelamat UMKM dari Jerat Pinjol Ilegal
- GoPay Merchant Hadirkan Fitur Tagih via QRIS, Penjual Kini Makin Praktis Terima Pembayaran
- Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Dinobatkan Sebagai Tokoh Penggerak UMKM dan Ekonomi Kreatif
- Dorong UMKM Tembus Pasar Ekspor, Bea Cukai Jalin Sinergi dengan Pemda-Pelaku Usaha
- Lima Daerah di Jateng Jadi Pilot Project Program Idaman
- Pemerintah Menekankan Skema PPh Final 0,5 Persen Bentuk Dukungan Terhadap UMKM
JPNN.com




