Caketum PBNU Gus Kikin Didukung Kiai Ma'ruf Amin?
jpnn.com - Wakil Presiden Ke-13 RI sekaligus Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ma'ruf Amin bersama calon Ketua Umum PBNU KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) berziarah ke makam pendiri NU KH Hasyim Asy'ari di Jombang, Jawa Timur.
Ziarah di kompleks Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang itu berlangsung pada Rabu (26/8), menjelang penyelenggaraan Muktamar Ke-35 NU.
Juru Bicara Tim Qanun Asasi (Qonas) Abi Rekso mengatakan ziarah ke makam KH Hasyim Asy'ari merupakan bagian dari tradisi yang memiliki nilai penting bagi warga NU.
Dia mengatakan suasana Muktamar Ke-35 NU menunjukkan semangat kebersamaan di kalangan warga Nahdliyin setelah dinamika yang mewarnai penyelenggaraan muktamar.
"Ada istilah di NU, awal gegeran (keributan) diakhiri dengan ger-geran. Jadi, kalau kita lihat di Jombang Nahdliyin tumpah ruah, banyak bazar disambut suka cita seluruh warga Nahdliyin se-Indonesia," kata Abi dalam keterangan tertulis, Sabtu (29/8/2026).
Pertemuan Kiai Ma'ruf dengan Gus Kikin mendapat perhatian karena berlangsung menjelang proses pemilihan Ketua Umum PBNU dalam Muktamar Ke-35 NU.
Abi menyebut pertemuan ittu tidak serta-merta dapat dimaknai sebagai bentuk dukungan terhadap salah satu kandidat.
"Tidak semua pertemuan harus dimaknai sebagai dukung-mendukung. Namun, wajar jika Kiai Ma'ruf Amin memberikan restu kepada salah satu calon kuat, yang mana adalah Gus Kikin," ujarnya.
KH Ma'ruf Amin bersama calon Ketua Umum PBNU KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) berziarah ke makam pendiri NU KH Hasyim Asy'ari di Jombang.
- Gus Lilur Resmi Laporkan ke KPK Perihal Dugaan Jual Beli Suara di Muktamar NU
- P3NU Adukan Dugaan Aliran Dana Muktamar NU ke KPK, Gus Ipul Disorot
- Gus Lilur Minta KPK Telusuri Dugaan Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
- Tanggapi PCNU Sekadau, Kiai Ismail Ghofur: Demi Muruah NU, Kami Tak Hadir di Agenda Pengondisian Muktamar
- PCNU Sekadau Laporkan Dugaan Politik Uang Muktamar NU ke KPK, Rp 40 Juta Dikembalikan
- Beredar Isu Rp480 M di Muktamar NU, Gus Nadhif Desak Penuduh Perlihatkan Bukti
JPNN.com




