Carilah Muka
Oleh Dahlan Iskan
jpnn.com - Setengah jam lagi jadwalnya tiba: berangkat dari Tarim ke Mukalla, kota pantai, ibu kota Provinsi Hadramaut, Yaman. Saya pun siap terguncang-guncang di jalan selama lima jam.
Akan tetapi waktu seperti berhenti di Tarim. Satu-satunya yang tepat waktu hanyalah azan.
Saya pun menunggu dan menunggu. Kendaraan yang ditunggu belum datang.

Setengah jam. Satu jam. Satu setengah jam. Saya menunggu di pinggir jalan. Di simpang empat berdebu di pojok pondok Darul Mustofa.
Untung waktu kecil saya biasa di situasi seperti itu. Waktu itu juga tidak pernah ada kejelasan jam keberangkatan kendaraan umum. Di mana-mana.
Juga di Stasiun Paron di Ngawi untuk jurusan Jogorogo. Kendaraannya, waktu itu, disebut opelet. Berangkatnya bukan jam berapa, melainkan menunggu apakah sudah ada sejumlah penumpang yang akan dibawa.
Setelah menunggu lebih 1,5 jam, ”opelet” saya di Tarim tiba. Bagus. Toyota Noah. Mirip Innova.
JPNN.com




