Catatkan Kinerja Positif Semester I 2026, Kimia Farma Raih Laba Bersih Rp54 Miliar
jpnn.com, JAKARTA - PT Kimia Farma (Persero) Tbk (KAEF) mencatatkan perbaikan kinerja pada Semester I-2026 dengan membukukan laba bersih unaudited sebesar Rp54,07 miliar.
Capaian ini berbalik positif dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, di mana perseroan masih mencatatkan rugi bersih sebesar Rp135,61 miliar.
Direktur Utama PT Kimia Farma Djagad Prakasa Dwialam menjelaskan kinerja positif tersebut didukung oleh pertumbuhan penjualan neto Perseroan yang mencapai Rp4,70 triliun, tumbuh 7,6% dibandingkan Semester I-2025 sebesar Rp4,36 triliun.
Dari sisi operasional, laba usaha perseroan meningkat 111,3% menjadi Rp152,21 miliar, dibandingkan Rp72,01 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Djagad mengatakan perbaikan kinerja ini merupakan hasil dari penguatan fundamental bisnis yang terus dijalankan Perseroan.
“KAEF dengan dukungan dan arahan Danantara terus memperkuat fondasi bisnis melalui pengelolaan portofolio, efisiensi operasional, penguatan produksi, dan perbaikan tata kelola. Kinerja positif pada Semester I-2026 menunjukkan bahwa proses transformasi berjalan ke arah yang lebih sehat dan terukur. Dengan bisnis yang semakin sehat, KAEF memiliki ruang yang lebih kuat untuk mendukung ketersediaan obat, layanan kesehatan, dan program prioritas nasional,” ujar Djagad.
Meski demikian, pada Kuartal II-2026, dinamika geopolitik di Timur Tengah masih memberikan tekanan terhadap Perseroan, terutama melalui kenaikan harga bahan baku dan bahan kemas yang sebagian masih bersumber dari impor.
Untuk mengantisipasi tekanan tersebut, Perseroan menjalankan program efisiensi lanjutan, memperkuat pengendalian biaya, serta melakukan penyesuaian harga secara terukur pada beberapa produk.
Sampai Juni 2026, Kimia Farma mengoperasikan lebih dari 1.000 apotek, lebih dari 350 klinik, dan lebih dari 60 laboratorium di seluruh Indonesia.
- Kinerja 2025 Moncer, Ciputra Life Bukukan Laba Bersih Rp99,3 miliar
- Laba Bersih Blue Bird Capai Rp 323,8 Miliar, Lini Taksi Jadi Penyumbang Terbesar
- Lippo Karawaci Cetak Laba Bersih Rp385 Miliar, Prapenjualan Tembus Rp3,7 Triliun
- Kinerja Positif Semester I 2026, Laba Bersih FIF Rp 2,37 Triliun
- Kinerja Makin Moncer, BNC Cetak Laba Bersih Rp 294,85 Miliar di Semester I 2026
- Transformasi Danantara, Pendapatan hingga Laba Bersih Normalisasi Telkom Tumbuh Kuat di Kuartal I 2026
JPNN.com




