Celeng Vs Banteng Ungkap Sisi Negatif PDIP, Rakyat Makin Ogah

Celeng Vs Banteng Ungkap Sisi Negatif PDIP, Rakyat Makin Ogah
Pengamat politik Universitas Andalas Asrinaldi. Foto: Dokpri for JPNN.com.

jpnn.com, JAKARTA - Pengamat politik Asrinaldi menilai polemik celeng Vs banteng tak dibuat-buat untuk mendongkrak elektabilitas Puan Maharani dan PDI Perjuangan. 

"Saya fikir tidak ya, itu spontan ucapan Bambang Pacul," kata Asrinaldi kepada JPNN.com, Selasa (19/10) 

Menurut Asrinaldi, konflik antara kelompok elite PDIP dengan pendukung Ganjar Pranowo itu justru akan berdampak buruk pada partai berlambang banteng moncong putih itu. 

"Justru dengan konflik seperti ini akan menegaskan bahwa di PDIP itu tidak ada demokrasi. Jadi, bukan sesuatu yang berkaitan dengan elektabilitas Puan" jelasnya. 

Dosen Universitas Andalas itu menjelaskan PDIP akan dianggap tidak demokratis lantaran aspirasi dari masyarakat dan kader lain tidak diterima dengan baik, malah dicap sebagai kelompok sempalan. 

"Kenapa aspirasi arus bawah itu harus dihilangkan dan dituduh celeng," jelasnya. 

Asrinaldi juga menyatakan Puan Maharani pasti akan dirugikan akibat konflik ini lantaran dirinya yang merupakan puteri Megawati Soekarnoputri dan dianggap mempunyai peran dalam pengambilan kebijakan partai. 

"Pemaksaan yang dilakukan oleh PDIP untuk memajukan Puan sebagai capres satu-satunya, justru akan menjadi negatif," tuturnya. (mcr8/jpnn)

Pengamat politik Asrinaldi menyatakan konflik celeng Vs banteng yang murni terjadi akan berdampak buruk bagi Puan Maharani