Cerita Sam Ratu Lulus Seleksi Masuk Unair, Ada Firasat juga sih

Cerita Sam Ratu Lulus Seleksi Masuk Unair, Ada Firasat juga sih
Sam Ratu Adila (tengah) dan temannya di sebuah acara EU Centre Unair. Foto: dok. EU Unair

Sam Ratu, yang kini aktif di European Union (EU) Centre Unair, bercerita bahwa dirinya juga sempat down saat tampilan layar pengumuman jalur SNBP 2025 menyatakan dirinya tidak lulus.

“Saya menangis, diam di kamar seharian. Berkat support para bestie dan ortu, saya bisa cepat bangkit. Gagal SNBP, toh masih ada jalur lain, yakni SNBT dan jalur mandiri,” pesan Ratu, panggilan akrabnya.

Sudah sejak kelas 10 SMA Sam Ratu mempersiapkan diri agar bisa mendapat jalan tol masuk PTN idaman.

Pulang sekolah langsung ikut bimbingan belajar (bimbel), dua kali dalam sepekan. Rutin. Demi mengoleksi nilai rapor sebagai bekal ikut jalur SNBP.

Nilai rapor yang lumayan bagus, ditambah sertifikat sebagai finalis Lomba Pidato Bahasa Inggris Tingkat Nasional 2024 untuk pelajar SLTA, ternyata belum cukup menjadi bekal bagi Sam Ratu masuk PTN jalur prestasi.

“Usaha panjang yang sudah saya lakukan, seolah tidak berguna. Itu perasaan saya begitu dinyatakan tidak lulus SNBP. Kecewa. Sangat kecewa. Wajar, tetapi jangan berlarut-larut. Yakinlah, tidak ada usaha yang sia-sia. Usaha harus berduet dengan doa. Hanya Allah yang tahu jalan terbaik untuk kita.”

Bagaimana jika nanti gagal jalur UTBK-SNBT? Sam Ratu juga mengalami hal itu. Sudah terpukul dua kali.

“Rasanya juga sama dengan saat gagal SNBP. Kecewa. Sedih,” ucapnya.

Begini cerita Sam Ratu Adila, alumni SMAN 96 Jakarta, lulus seleksi masuk Unair, Surabaya.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News