Charina Anggie Simbolon Wujudkan Mimpi Ayahnya, Dari Kegagalan Menuju Sapta Abdi Praja
jpnn.com, JAKARTA - Tidak semua prestasi lahir dari jalan yang mulus.
Bagi Charina Anggie Simbolon, menjadi salah satu lulusan terbaik atau Sapta Abdi Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXIII merupakan puncak perjalanan panjang yang dipenuhi penolakan, doa, dan keteguhan hati.
Perempuan asal Kota Batam, Kepulauan Riau itu berjuang mewujudkan cita-cita ayahnya menjadi seorang perwira.
Anggie lahir dan besar di lingkungan rumah dinas Kodim di Batam.
Ayahnya merupakan prajurit TNI Angkatan Darat berpangkat Pembantu Letnan Satu (Peltu), sedangkan ibunya adalah ibu rumah tangga.
Kesederhanaan keluarga membentuknya menjadi pribadi yang selalu bersyukur dan pantang menyerah.
"Saya hidup dan tumbuh dengan kesederhanaan. Orang tua saya menidik saya untuk selalu bersyukur apa pun yang kita miliki," kata Anggie saat ditemui di Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Jumat (31/7).
Di balik kesederhanaan itu, sang ayah menyimpan mimpi yang belum sempat terwujud.
Charina Anggie Simbolon yang pernah gagal mengikuti berbagai seleksi mulai dari Akpol hingga Seleksi IPDN kini menjadi Sapta Abdi Praja IPDN Angkatan XXXIII
- Mensesneg: Guru PPPK Paruh Waktu jadi P3K Penuh, Berstatus ASN Pusat
- DPR Apresiasi Upaya Dukcapil Memperluas Digitalisasi Perlindungan Sosial
- Pejabat Eselon II Berhubungan Sesama Jenis dengan Mahasiswa, Jadi Tersangka
- Mendagri Instruksikan Pemda NTT Percepat Pendataan Kerusakan Sekolah & Rumah Ibadah
- Kabar Gembira, Ada Bonus untuk Seluruh ASN di Daerah Ini, Segera Diurus Pencairannya, ya
- 5 Berita Terpopuler: PPPK Paruh Waktu Bukan Sekadar Angka, Ada Konsultasi dengan Kemendagri, Menko Polkam Turun Tangan
JPNN.com




