Ciri-Ciri Kerangka Manusia di Gembong Pati
jpnn.com, PATI - Polisi menjelaskan ciri-ciri kerangka manusia yang diduga berjenis kelamin pria dengan tanpa diketahui identitasnya di kawasan perbukitan Blekutuk di Desa Sitiluhur, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Rabu (1/4) siang.
Kapolsek Gembong AKP Lilik Supardi mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, korban bertinggi badan sekitar 165 sentimeter (Cm) dengan berdasarkan struktur tulang, khususnya bagian pinggang, diperkirakan korban adalah laki-laki.
Korban diketahui mengenakan pakaian berupa baju hem lengan panjang warna hijau, celana panjang hitam, serta sandal jepit berwarna merah. Namun, hingga saat ini identitas korban belum diketahui.
"Kerangka manusia tersebut ditemukan oleh seorang petani yang berada di lahan garapannya di bawah pohon kopi pada Rabu (1/4) sekitar pukul 11.00 WIB," kata Lilik di Pati, Kamis.
Dia mengatakan atas temuan tersebut, lantas saksi melaporkan kepada warga lain yang diteruskan ke bhabinkamtibmas.
Setelah menerima laporan sekitar pukul 12.30 WIB, jajaran Polsek Gembong bersama Unit Identifikasi Polresta Pati, BPBD Kabupaten Pati, serta tim medis dari Puskesmas Gembong mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan awal.
Dari hasil pemeriksaan di lokasi, diketahui bahwa kondisi jasad sudah berupa kerangka dengan sebagian kecil jaringan tubuh yang masih menempel.
Sedangkan dokter dari Puskesmas Gembong dr. Wakhyudin menyampaikan kerangka tersebut diperkirakan telah meninggal dunia sekitar dua bulan.
Polisi menjelaskan ciri-ciri kerangka manusia di kawasan perbukitan Blekutuk Gembong, Pati, Jawa Tengah.
- Terungkap Identitas Kerangka Manusia di Hutan Rembang
- Heboh Kerangka Manusia di Hutan Rembang
- Pamit Nonton Persija Vs Persib, Remaja Ditemukan Tewas, Ada Luka di Leher
- Perempuan Bangsa Dampingi Santriwati Korban Kekerasan Seksual di Pati
- Anggota DPR Dapat Info: Kiai Cabul di Pati Mengaku Keturunan Nabi, tetapi Tak Bisa Mengaji
- Ayah Santriwati Ungkap Awal Terbongkarnya Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari
JPNN.com




