Cobalt Sulfate Asal Maluku Utara Tembus ke Pasar Global
jpnn.com, HALMAHERA TENGAH - PT Huaxiang Refining Indonesia sukses mengeskpor perdana produk cobalt sulfate, pada Sabtu (4/4).
Sebanyak 628,0470 MT cobalt sulfate yang dikemas dalam 628 kantong (bag) tersebut diberangkatkan dari kawasan industri Weda, Halmahera Tengah ke Tiongkok.
Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Ternate, Ary Sanjaya mengungkapkan ekspor perdana komoditas bernilai tinggi ini menjadi langkah awal mempertegas posisi industri dalam negeri dalam rantai pasok energi global, sekaligus wujud sinergi antara kebijakan pemerintah dan kesiapan industri lokal.
Ary menegaskan Bea Cukai Ternate berkomitmen untuk mendampingi para pelaku usaha untuk mewujudkan ekspornya, mulai dari mengasistensi pemenuhan dokumen kepabeanan hingga mengawasi pemuatan barang ekspor.
"Kami akan terus proaktif memberikan layanan prima bagi para pelaku industri. Ekspor perdana PT Huaxiang Refining Indonesia ini merupakan sinyal positif dari program hilirisasi, khususnya dalam mengolah bahan mentah menjadi produk setengah jadi yang memiliki nilai tambah tinggi," ungkapnya.
Keberhasilan ekspor perdana ini diharapkan menjadi momentum berkelanjutan bagi penguatan industri hilir mineral di Indonesia, khususnya di Maluku Utara yang kian strategis dalam peta industri global.
Dengan dukungan pemerintah dan komitmen pelaku usaha, produk bernilai tambah seperti cobalt sulfate berpotensi semakin kompetitif di pasar internasional.
Ke depan, sinergi yang terbangun antara regulator dan industri diharapkan mampu mendorong peningkatan volume ekspor sekaligus memperkuat kontribusi sektor ini terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. (jpnn)
PT Huaxiang Refining Indonesia sukses mengeskpor perdana produk cobalt sulfate, pada Sabtu (4/4).
Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Dedi Sofian, JPNN.com
- Lindungi Masyarakat, Bea Cukai Maksimalkan Pengawasan dan Jaga APBN
- Tegas, Bea Cukai Musnahkan Barang Hasil Penindakan Senilai Rp10,99 Miliar
- Hingga April, Bea Cukai Jateng DIY Tindak 1.278 Kasus, Selamatkan Negara Rugi Rp 62,43 M
- Ini Upaya Bea Cukai Dorong Peningkatan Daya Saing UMKM dan Memperluas Pasar Ekspor
- Rosan Roeslani Pimpin PT DSI Mengelola Ekspor Top 3
- Bahlil Menjamin Tidak Ada Pemangkasan Kuota Ekspor Gas
JPNN.com




