Cuaca Ekstrem di Jakarta, Pramono Perpanjang Modifikasi Cuaca
jpnn.com, JAKARTA PUSAT - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperpanjang Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) hingga 27 Januari 2026.
Hal itu lantaran curah hujan ekstrem yang melanda Jakarta dalam beberapa hari terakhir.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan puncak hujan terjadi pada 18 Januari dengan intensitas mencapai 267 milimeter per hari.
Menurut dia angka tersebut tergolong sangat tinggi dan jarang terjadi di Jakarta.
“Puncaknya tanggal 18, 267 milimeter per hari. Itu tinggi sekali, Jakarta rasanya jarang mengalami kondisi seperti ini,” kata Pramono, di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, pada Jumat (23/1).
Awalnya, OMC direncanakan hanya berlangsung hingga 23 Januari.
Namun, berdasarkan rekomendasi BMKG dan kondisi cuaca ekstrem, Pemprov DKI memutuskan untuk memperpanjang operasi tersebut.
Pramono menuturkan setiap hari Pemprov DKI menerbangkan minimal tiga pesawat untuk OMC, dengan dukungan anggaran yang telah disiapkan hingga 30 hari ke depan.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan puncak hujan terjadi pada 18 Januari dengan intensitas mencapai 267 milimeter per hari.
- Nelayan di Sultra Diminta Waspada Potensi Gelombang Tinggi hingga 18 Juli
- LRT Rawamangun-Manggarai Rampung, Pramono Tancap Gas sampai Dukuh Atas
- LRT Jakarta Rute Rawamangun-Manggarai Rampung Agustus 2026, Bakal Diresmikan Prabowo
- Topan Bavi Landa China, 2.800 Lebih Penerbangan di Berbagai Kota Dibatalkan
- Pramono Resmikan Shelter Ojol di Bundaran HI, Supaya Lebih Tertib
- Cuaca Hari Ini 1 Juli 2026, Hujan Mendominasi Mayoritas Kota Besar RI
JPNN.com




