Cuci Uang
Oleh Dahlan Iskan
jpnn.com - Ketika Febrie Adriansyah mengatakan uang itu bukan uangnya --tapi ada yang punya-- saya pun seperti Anda: tidak berhenti berpikir, uang siapa ya.
Rasanya tidak mungkin itu uangnya Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, seperti yang beredar di media sosial. Juga bukan uang Jokowi karena ditemukannya bukan di bunker --seperti dikatakan medsos.
Bahwa kemungkinan uang tersebut titipan koruptor lain memang pernah ada contohnya: tahun lalu. Ketika ditemukan uang cash lebih Rp1 trilun di satu kamar di sebuah rumah mantan pegawai Mahkamah Agung.
Ternyata itu bukan uangnya seluruhnya. Banyak pejabat lain yang titip. Ada daftarnya, yang ikut disimpan di kamar itu. Ada yang titip Rp50 miliar, ada pula yang titip Rp100 miliar.
Uang titipan itu akan diambil ketika penitipnya sudah pensiun kelak. Itulah dana pensiun model baru.
"Semua itu bisa dipertanggungjawabkan," ujar mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejagung itu. Berarti itu bukan uang titipan. Uang titipan tergolong tidak bisa dipertanggungjawabkan.
Lalu bagaimana Febrie akan mempertanggungjawabkannya?
Dia penegak hukum yang posisinya sudah di atas langit. Dia ahli hukum. Doktor di bidang cuci uang. Analisis saya: dia akan menggunakan "term hukum" untuk istilah "ada yang punya" itu.
Ketika Febrie Adriansyah mengatakan uang itu bukan uangnya --tapi ada yang punya-- saya pun seperti Anda: tidak berhenti berpikir, uang siapa ya.
- THMP Nilai Putusan Sela Eksepsi Tak Batalkan Status Terdakwa Dokter Tifa
- Kejagung Tetapkan 2 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Transfer Pricing
- Sutrimo Winda
- Karhutla di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Mencapai 921,42 Hektare
- Siti Fauziah Temui Jokowi di Solo, Bawa Undangan Sidang Tahunan MPR
- Boni Hargens Optimistis dengan Kinerja Polri, TNI, dan BIN
JPNN.com




