Dadan Hindayana Beberkan 93 Persen Anggaran BGN Rp 268 Triliun ke MBG, Ini Perinciannya
jpnn.com, JAKARTA - Badan Gizi Nasional (BGN) berkomitmen penuh dalam mengelola anggaran secara transparan dan berorientasi pada manfaat langsung bagi masyarakat.
Berdasarkan alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) BGN mendapatkan kucuran dana sebesar Rp 268 triliun, bukan Rp 335 triliun.
Hal ini disampaikan langsung Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana pada Senin (30/3).
“Anggaran berdasarkan undang-undang APBN, BGN mendapatkan anggaran sebesar Rp 268 triliun. Jadi kalau ada yang menyampaikan bahwa kami memiliki anggaran Rp 335 triliun itu tidak benar”, tegas Dadan.
Dana Rp 335 triliun yang selama ini diketahui publik berasal dari Dana Siaga BA BUN (Bagian Anggaran Bendahara Umum Negara) yang dikeluarkan dari kebijakan presiden untuk dana cadangan sebesar Rp 67 triliun.
Sebanyak 93 persen dari total alokasi APBN sebesar Rp 268 triliun yang dikelola BGN, dialokasikan untuk Bantuan Pemerintah dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dadan menjelaskan sebagian besar anggaran tersebut digunakan untuk mendukung operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia.
Dari Rp 249 triliun sebanyak 70 persen digunakan untuk membeli bahan baku, sehingga menguntungkan petani, peternak, nelayan, UMKM, dan lain-lain.
Kepala BGN Dadan Hindayana menyebut anggaran BGN Rp 268 triliun, bukan Rp 335 triliun
- JCM Beri Rapor Bersyarat untuk Program Makan Bergizi Gratis
- Reaksi Pigai saat Komnas HAM Sebut Program MBG Terindikasi Melanggar HAM
- Nasib Motor Listrik MBG, Gudang Disegel Kejagung
- MBG & Kopdes Dinilai Sebagai Keberpihakan Prabowo Pada Ekonomi Akar Rumput
- Bela Program Prabowo, Fadli Zon Yakini MBG Tak Mengganggu Rupiah & IHSG
- Mahasiswa ITB Sampaikan 4 Tuntutan kepada Pemerintah, Ini Isinya
JPNN.com




