Dana dari BGN Belum Cair, Satu SPPG di Bandung Hentikan Operasional MBG
jpnn.com, BANDUNG - Salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Bandung menghentikan operasionalnya untuk sementara waktu.
Penghentian layanan tersebut dipicu belum cairnya anggaran dari Badan Gizi Nasional (BGN) yang digunakan untuk penyediaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
SPPG yang berlokasi di Jalan Sukasenang V, Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung, itu tidak lagi dapat memproduksi menu MBG karena keterbatasan dana untuk membeli bahan baku.
Perwakilan SPPG, Kurnia, mengatakan operasional dapur terpaksa dihentikan lantaran anggaran yang seharusnya diterima hingga kini belum juga turun.
"Belum (cair), karena anggarannya belum turun, perbaikan regulasi di BGN karena pergantian kepemimpinan," kata Kurnia saat dikonfirmasi, Jumat (5/6/2026).
Menurut dia, pihak SPPG telah menyampaikan informasi kepada para penerima manfaat bawa distribusi menu MBG tidak dapat dilakukan sejak Kamis (4/6).
Hingga Jumat ini, kata Kurnia, belum ada kepastian mengenai waktu pencairan anggaran tersebut.
Kurnia yang juga mengelola satu SPPG lain di Kota Bandung mengungkapkan bahwa dapur tersebut masih beroperasi karena masih memiliki sisa anggaran.
SPPG di Bandung menghentikan operasional sementara karena anggaran MBG dari BGN belum cair. Distribusi makanan gratis pun terhenti.
- Viral Aksi Geng Motor Serang Warga di Cigondewah, Pelaku Bawa Samurai
- Sukseskan Program Prabowo, Aliansi Asta Cita Luncurkan Gerakan Minum Susu
- BGN Punya Tunggakan Rp1,6 Triliun kepada Pihak Ketiga
- Di Depan Komisi IX DPR, Wakil Kepala BGN Minta Maaf Soal Tunggakan Rp 1,6 Triliun ke Mitra MBG
- BGN Kaji Pelibatan Kantin Sekolah dalam Pelaksanaan Program MBG
- Presiden Prabowo Beri BGN Waktu 1 Bulan Benahi Tata Kelola Program MBG
JPNN.com




