Deddy Corbuzier & Flux Creative Universe Tanam Investasi kepada Para Founder Muda
Hal itu diperkuat oleh data APJII yang mencatat penetrasi internet di Indonesia mencapai 80,66 persen.
Menjawab tantangan tersebut, FCU menghadirkan empat digital agency baru yang seluruhnya dipimpin oleh Gen Z.
Tidak hanya agen kreatif konvensional, ekosistem FCU kini merambah ke berbagai lini bisnis modern, mulai dari Homeless Media & Drama TikTok, Teknologi Kecerdasan Buatan (AI), Unit bisnis berbasis LinkedIn dan Production House dan Media Buying.
Hingga saat ini, kolaborasi strategis ini telah melahirkan total delapan entitas bisnis kreatif baru yang siap mengguncang pasar nasional.
Sementara, para founder muda ini mendapatkan bimbingan langsung (grooming) dari FCU, mulai dari strategi positioning hingga akses ke klien korporasi besar.
Sebelas talenta tersebut antara lain Ben Edgar (Adsventure), Louise Steven & Clarissa Eldora Yoe (LR Creative Lab), Chia (Pravia), Wiliam & Nabeel (Ngiklan), Gery Timothy Gunawan (Gery Media: DEMENFILM, DADFLIX, MOMFLIX, NONGKI LAB), Wulan Susanti & Chendwi Favian (SS Media: BAPAKNYA SS & SSMEDIA), Aldho Mulia Trijaya (Bersinema – Drama TikTok), Iqbal Maulana (Gen Flux AI).
Deddy berpesan agar para kreator muda ini tidak kehilangan identitas.
"Kita boleh berkreativitas, tapi idealisme juga jangan dibuang ke tong sampah. Kreativitas, adaptasi, dan idealisme harus jalan bareng," tambahnya.
Jadi masa depan industri kreatif Indonesia, Deddy Corbuzier & Flux Creative Universe tanam investasi kepada para founder muda.
- Catat, Penguatan Rupiah dan IHSG Tidak Bergantung pada Sentimen Pasar
- Legislator: Pendidikan Adalah Investasi Terbaik untuk Masa Depan
- Bertemu Prabowo, Menlu Qatar Sebut Negaranya Berinvestasi Rp 70 Triliun
- Wagub Jateng Tegaskan Komitmen Jaga Kualitas Kerukunan Umat Beragama
- Prabowo Ajak Jerman Memperluas Investasi ke Indonesia
- Investasi Rp 15 Triliun Masuk Jateng, Industri EV Bakal Serap 10 Ribu Tenaga Kerja
JPNN.com




