Dedi Mulyadi Berencana Mengoperasionalkan Angkot Listrik di Jawa Barat
jpnn.com, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta pemerintah kota dan kabupaten mengevaluasi operasional angkutan kota (angkot) yang sudah tidak layak beroperasi.
Kata Dedi, transportasi publik di Jawa Barat, khususnya Bandung Raya sudah memasuki era baru, sehingga kondisi kendaraannya harus bagus dan layak.
"Saya sudah minta kepala dinas perhubungan untuk segera mengevaluasi karena angkutan kota terutama antarkabupaten itu sudah tidak layak. Mobilnya sudah tidak jelas bentuknya," kata Dedi dalam groundbreaking proyek Bus Rapid Transit (BRT) di Depo BRT Leuwipanjang, Kota Bandung, Rabu (22/7/2026).
Dinas Perhubungan diminta untuk tidak lagi mengeluarkan izin perpanjangan operasional dan trayek angkot yang kondisinya sudah tidak layak.
"Kemudian sudah tidak ada surat-suratnya saya lihat, itu tidak boleh lagi membuat izin perpanjangan."
"Untuk apa? Buat transportasi publik modern sedangkan angkot terus diperpanjang, bahkan ditambah kuotanya, itu nambah ruwet dan nambah beban hutang bagi para sopir dan pengusaha," jelasnya.
Selain itu, Dedi berencana memberikan kelonggaran kredit tanpa Down Payment (DP) melalui BUMD Bank bjb kepada sopir angkot agar bisa membeli kendaraan listrik.
Dedi mengatakan elektrifikasi juga sesuai dengan keberadaan BRT Bandung Raya yang akan segera beroperasi dalam waktu dekat ini.
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi mewacanakan untuk mengganti angkot yang sudah tak layak beroperasi dengan moda transportasi listrik.
- Marak Karhutla di Musim Kemarau, Dedi Mulyadi: Jangan Main dengan Api
- Dedi Mulyadi Bongkar Dampak Negatif Tramadol di Kalangan Remaja, Picu Aksi Kejahatan
- Polda Jabar Bongkar Ratusan Kejahatan Jalanan, Ciduk 413 Pelaku
- Nakes di Tasikmalaya Hina Pasien BPJS, Dedi Mulyadi Minta Disanksi Berat
- Dedi Mulyadi Bongkar Penyebab PHK Massal Garmen di Cimahi
- Soal Penebangan 10 Pohon di Jalan Riau, Dedi Mulyadi Sentil Kelalaian Pemkot Bandung
JPNN.com




