Dedi Mulyadi Sebut Teras Cihampelas Mengganggu Estetika Kota Bandung
jpnn.com - BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendukung langkah Pemerintah Kota Bandung yang ingin membongkar Teras Cihampelas.
Skywalk tersebut dibangun di era pemerintahan Ridwan Kamil pada 2017.
Dedi menilai, secara estetika, bangunan di atas jalan raya itu mengganggu pemandangan.
Menurutnya, ia sudah lama mendorong untuk pembongkaran Teras Cihampelas, tetapi ditolak. Akhirnya kini, Wali Kota Muhammad Farhan menyampaikan akan membongkar bangunan tersebut.
"Oh, iya. Kan saya sudah dari dahulu meminta Pak Wali. Saya kan langganan lewat ke situ tiap hari," kata Dedi saat ditemui di Gedung Sate, Rabu (17/12).
Menurut Dedi, Cihampelas tanpa adanya teras seperti saat ini sudah maju perekonomiannya. Mulai dari adanya pusat perbelanjaan modern, hotel serta beberapa pedagang suvenir yang ada di wilayah itu.
"Jadi, begini deh, boleh saya sebagai warga Kota Bandung, KTP saya Kota Bandung bukan sebagai gubernur. Kan Cihampelas itu ekonominya sudah mapan. Ada hotel, ada Ciwalk, kemudian ada outlet-outlet, dan restoran, ekonominya sudah dari dulu tumbuh," katanya.
Namun, setelah adanya teras tersebut perekonomian pedagang sebelumnya tidak terlihat dan terhalang oleh besi yang menjadi penopang bangunan di sepanjang jalan. Selain itu, secara estetika juga tidak bagus.
Dedi Mulyadi mendukung langkah Pemkot Bandung yang pengin membongkar Teras Cihampelas peninggalan ere Ridwan Kamil.
- Dedi Mulyadi Bongkar Dampak Negatif Tramadol di Kalangan Remaja, Picu Aksi Kejahatan
- Polda Jabar Bongkar Ratusan Kejahatan Jalanan, Ciduk 413 Pelaku
- Nakes di Tasikmalaya Hina Pasien BPJS, Dedi Mulyadi Minta Disanksi Berat
- Dedi Mulyadi Bongkar Penyebab PHK Massal Garmen di Cimahi
- Soal Penebangan 10 Pohon di Jalan Riau, Dedi Mulyadi Sentil Kelalaian Pemkot Bandung
- Pertamina dan Pemprov Jabar Berkolaborasi, Olah Sampah Menjadi Hidrogen Rendah Karbon
JPNN.com




