Defend IT360 Perkuat Keamanan Bisnis Lewat Virtual SOC Essential
jpnn.com, JAKARTA - Banyak perusahaan merasa sistemnya sudah aman—hingga suatu hari operasional terganggu atau data tak lagi bisa diakses.
Di tengah ancaman siber yang makin kompleks, pendekatan keamanan yang reaktif jelas tak lagi cukup.
Momentum itu yang menandai perjalanan Defend IT360 saat merayakan ulang tahun keduanya, Jumat (3/4).
Berdiri sejak 2024, perusahaan terus mendorong pendekatan keamanan yang lebih proaktif demi menjaga keberlanjutan bisnis di era digital.
Ancaman siber sendiri bukan perkara kecil. Data Cybersecurity Ventures memperkirakan kerugian global akibat serangan siber telah mencapai USD 10,5 triliun per tahun.
Sementara itu, di Indonesia, Kementerian Komunikasi dan Digital mencatat kerugian hingga Rp476 miliar akibat penipuan dan serangan siber dalam periode November 2024 hingga awal 2025.
CEO Defend IT360, Sudino Oei, menyebut kebutuhan akan sistem keamanan yang komprehensif kini makin disadari pelaku usaha.
“Bukan hanya untuk proteksi, tetapi juga memastikan keberlangsungan bisnis,” ujarnya.
Memasuki tahun kedua, Defend IT360 memperkenalkan layanan terbaru, Virtual SOC Essential.
- Synology Dorong Strategi Backup Modern untuk Hadapi Ancaman Siber
- Lawan Serangan Siber, Linknet Enterprise Hadirkan Teknologi DDoS Nexusguard
- Ancaman Siber Meningkat di Tengah Upaya Perusahaan Berlomba-lomba Adopsi Kecerdasan Buatan
- Lanskap Ancaman Siber Indonesia Makin Kompleks
- Aplikasi AmanTerus, Solusi Keamanan Android untuk Lawan Ancaman Siber
- Telkom Hadirkan Solusi Keamanan Siber Tanpa Kompromi Lewat BigBox AI
JPNN.com




