Dejavu, Jonatan Christie Kandas di 16 Besar All England 2026
jpnn.com - BIRMINGHAM - Langkah pebulu tangkis Indonesia Jonatan Christie pada All England 2026 Super 1000 terhenti di 16 Besar seusai kalah dari wakil Taiwan, Li Chun-Yi.
Berlaga di Utilita Arena, Birmingham, Kamis (5/3) tunggal putra kelahiran 15 September 1997 itu menyerah straight game 19-21, 12-21.
Jojo -sapaan akrab Jonatan, menolak bahwa kekalahan itu akibat dari persiapan yang tidak maksimal.
Pebulu tangkis asal PB Tangkas itu sempat vakum selama satu bulan sebelum akhirnya tampil kembali pada awal Maret.
“Kalau ditanya karena pengaruh saya lama break dari turnamen, saya rasa tidak ada,” ujar peraih medali emas Asian Games 2018 itu.
Menurut Jojo pada laga tadi Li Chun-Yi tampil luar biasa sejak awal laga.
Permainan Jojo akhirnya tidak berkembang setelah lawannya bermain menekan, sehingga harus kalah straight game dalam tempo 48 menit.
“Lin Chun-Yi bermain jauh lebih cepat dan punya beberapa variasi pukulan juga yang cukup menyulitkan. Pada laga ini juga enggak gampang dimatiin," katanya.
Permainan Jojo di 16 Besar All England 2026 tidak berkembang. Apalagi lawannya bermain menekan.
- Pengamat Soroti Kegagalan Indonesia di Thomas Cup 2026: Datang Lebih Awal, Pulang Lebih Cepat
- Liga Champions: Jonatan Christie tak Terkejut Liverpool Kalah dari PSG, Apa Alasannya?
- Tim Beregu Putra Berharap Bisa Kembali Merebut Gelar Juara Thomas Cup 2026
- BAC 2026: Jonatan Christie Gugur, Tunggal Putra Indonesia Habis
- BAC 2026: 5 Wakil Indonesia Siap Hadapi Ujian Berat di Perempat Final
- BAC 2026: Hajar Wakil Malaysia Tanpa Ampun, Jonatan Christie Justru Santai
JPNN.com




