Demi Kedaulatan Bangsa, Pemerintah Harus Segera Selamatkan WNI Diculik Israel
jpnn.com, JAKARTA - MPR meminta pemerintah untuk secepatnya menyelamatkan sejumlah warga negara Indonesia yang diculik militer Israel demi menegakkan kedaulatan bangsa Indonesia sesuai dengan konstitusi.
Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid menyatakan prihatin atas berlanjutnya kejahatan kemanusiaan yang dilakukan Israel, dengan menangkap sejumlah WNI itu yang terdiri dari aktivis dan jurnalis kemanusiaan dalam misi menuju Gaza, Palestina.
"Mudah-mudahan apa pun yang dilakukan adalah bagian dari memperjuangkan hukum internasional, hak asasi manusia, kemerdekaan, dan mengakhiri teror dan isolasi terhadap Gaza," kata Hidayat Nur Wahid di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa.
Dia menyatakan prihatin sekaligus mengapresiasi para aktivis, relawan, hingga jurnalis dalam misi kemanusiaan tersebut, sekalipun hal itu berisiko.
Menurut dia, Israel melakukan penculikan terhadap para WNI yang sedang dalam misi kemanusiaan internasional ke Gaza itu karena tidak adanya sanksi keras terhadap Israel setelah kejahatan-kejahatan sebelumnya.
Hidayat menegaskan bahwa penculikan oleh Israel terhadap para aktivis itu merupakan pelanggaran yang terbuka, terlebih lagi hal itu dilakukan di perairan internasional.
"Secara fisik saya sangat prihatin atas berlanjutnya kejahatan kemanusiaan Israel dan pasukan Zionis-nya yang menangkapi para aktivis kemanusiaan," katanya.
Sementara itu, Pengarah Global Peace Convoi Indonesia (GPCI) yang merupakan Ketua Yayasan Dompet Dhuafa Ahmad Juwaini menyampaikan bahwa sembilan orang WNI yang ditangkap dan diculik itu terdiri dari lima aktivis kemanusiaan dan empat jurnalis.
MPR meminta pemerintah untuk secepatnya menyelamatkan sejumlah warga negara Indonesia yang diculik militer Israel.
- Iran Berjanji Mendukung Apa Pun Keputusan Palestina
- Pimpinan MPR Serahkan Konsep PPHN, Ini Permintaan Presiden Prabowo
- Presiden Pro-Palestina Lengser, Kolombia Segera Pulihkan Hubungan dengan Israel
- Menlu Araghchi: Serangan Ukraina Terhadap Kapal Dagang Iran tak Bisa Dibiarkan
- Anwar Ibrahim: Kami Tidak Mengizinkan Satu pun Warga Israel Masuk Malaysia
- Presiden Lebanon Tegaskan Perdamaian Abadi dengan Israel Adalah Prioritas Utama
JPNN.com




