Rabu, 18 Oktober 2017 – 12:40 WIB

Demi Target Ini, Kementan Genjot Infrastruktur Irigasi

Jumat, 13 Oktober 2017 – 14:05 WIB
Demi Target Ini, Kementan Genjot Infrastruktur Irigasi - JPNN.COM

jpnn.com, TUBAN - Target jangka pajang diusung oleh Kementerian Pertanian (Kementan) agar Indonesia menjadi lumbung pangan dunia pada 2045. Langkah yang harus ditempuh untuk mewujudkan warga tersebut adalah meningkatkan infrastruktur pendukung produksi pertanian. Salah satuya dengan meningkatkan jaringan irigasi pertanian.

Sekretaris Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Abdul Madjid menuturkan saat ini yang menjadi fokus Kementan meliputi mengalirkan air dari sumber air hingga ke lahan pertanian, menjamin ketersediaan air bagi proses produksi pertanian, dan mendukung luas tambah tanam melalui upsus swasembada pangan.

“Pentingnya infrastruktur pendukung pertanian juga untuk mendukung peningkatan produksi pertanian dan mendukung pengembangan lumbung pangan berorientasi ekspor di wilayah perbatasan,” ungkapnya saat ditemui di sela-sela kunjungan pers Ditjen PSP Kementan di Tuban, Jumat (13/10) siang.

Direktorat irigasi pertanian pada tahun anggaran 2017 dan 2018 telah mengalokasikan untuk rehabilitasi jaringan irigasi tersier. Jumlahnya, pada 2017 sebanyak 100.000 ha dan 2018 sebanyak 135.145 ha.

Sementara itu, untuk pengembangan irigasi rawa tahun 2017 sebesar 10.000 ha, dan pengembangan irigasi perpompaan/perpipaan tahun 2017 sebesar 500 unit dan 2018 sebesar 1.071 unit.

Selain itu ada juga pengembangan embung/dam parit/long storage tahun 2017 sebesar 500 unit dan 2018 sebesar 900 unit. Lalu pembangunan/perbaikan embung, pembangunan/perbaikan long storage, dan pembangunan/perbaikan dan parit tahun 2017 sebesar 4.353 unit dan 2018 sebesar 6.178 unit.

"Sedangkan pembangunan/perbaikan irigasi air tanah tahun 2017 sebesar 5.9026 unit dan 2018 sebesar 1.100 unit, dan pembangunan/perbaikan pintu air tahun 2017 sebesar 780 unit dan 2018 sebesar 100 unit,” tegasnya.(dkk/jpnn)

SHARES
loading...
loading...
Komentar