Demo Hamil

Oleh Dahlan Iskan

Demo Hamil
Dahlan Iskan.

Namun pembunuhan itu dilakukan di Taiwan. Locus delicti-nya ada di luar Hong Kong. Barang-barang bukti ada di sana.

Hong Kong tidak punya perjanjian ekstradisi dengan Taiwan. Atau negara lain.

Hakim hanya bisa menjatuhkan hukuman ringan. Itu pun karena Chan diketahui mengantongi kartu kredit milik perempuan yang ia bunuh.

Dan Chan menarik uang senilai Rp 35 juta dari kartu kredit itu. Di bank Hong Kong. Menggunakan PIN pacarnya. Yang dengan rela memberikan kepada Chan. Dengan prinsip orang yang lagi jatuh cinta: milikku juga milikmu.

Mencuri uang Rp 35 juta, itulah nilai hukumannya. Hakim tahu itu tidak adil, tetapi hukum harus tegak: bunyi pasalnya begitu.

Karena itu Carrie Lam ingin melakukan perubahan. Agar Hong Kong bisa menyerahkan tersangka seperti Chan ke negara lain. Agar bisa dihukum di negara tersebut. Karena perbuatannya itu dilakukan di sana.

Proposal Carrie Lam itulah yang didemo habis-habisan warga Hong Kong. Minggu lalu. Dan kembali didemo kemarin. Sampai hari ini. Bahkan mungkin sampai hari Kamis minggu depan.

Hari ini adalah hari pembahasan proposal itu di parlemen Hongkong. Carrie Lam ngotot meneruskan proposalnya meski sudah didemo 1,03 juta orang Minggu lalu.

Dia hamil. Dia dibunuh. Di kamar hotel. Di luar negeri. Si pembunuh dijatuhi hukuman ringan.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News