Demokrat Ajak Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik Tetap Kondusif dan Beradab

Demokrat Ajak Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik Tetap Kondusif dan Beradab
Ilustrasi - logo Partai Demokrat. ANTARA

jpnn.com, JAKARTA - Partai Demokrat mengajak seluruh elemen bangsa menjaga ruang publik tetap kondusif, sejuk, dan produktif di tengah dinamika kehidupan politik dan kebangsaan.

Melalui siaran pers yang diterima, Demokrat menegaskan bahwa kebebasan berpendapat, kritik terhadap pemerintah, maupun dukungan terhadap suatu kebijakan merupakan bagian dari demokrasi yang dijamin konstitusi.

Namun, menurut Demokrat, kebebasan tersebut harus disertai tanggung jawab dan etika agar ruang publik dapat menjadi sarana pertukaran gagasan yang sehat dan konstruktif.

"Ruang publik akan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat apabila diisi dengan pertukaran gagasan, argumentasi yang sehat, data yang akurat, serta solusi yang konstruktif bagi berbagai persoalan bangsa," demikian pernyataan Partai Demokrat yang dikutip JPNN.com, Senin (15/6).

Partai berlambang mercy itu juga mengingatkan agar perbedaan pilihan politik tidak berkembang menjadi saling merendahkan, menghina, maupun memperuncing polarisasi di tengah masyarakat.

Menurut Demokrat, Indonesia memiliki tradisi musyawarah, penghormatan terhadap perbedaan, serta semangat persatuan yang harus terus dijaga bersama.

Demokrat menilai perhatian publik seharusnya lebih difokuskan pada berbagai persoalan yang menyentuh kepentingan rakyat, seperti peningkatan kesejahteraan, penguatan ekonomi nasional, penciptaan lapangan kerja, peningkatan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan, serta menjaga stabilitas nasional.

Karena itu, Demokrat mengajak tokoh masyarakat, tokoh politik, pegiat media sosial, dan seluruh warga negara untuk mengedepankan etika dalam komunikasi publik.

Partai Demokrat mengajak seluruh elemen bangsa menjaga ruang publik tetap kondusif, sejuk, dan produktif di tengah dinamika kehidupan politik dan kebangsaan.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News