Desak Pemda Riau Manfaatkan Sektor Laut, Captain Hakeng: Jangan Cuma Jadi Garis Pantai!

Desak Pemda Riau Manfaatkan Sektor Laut, Captain Hakeng: Jangan Cuma Jadi Garis Pantai!
DR. Capt. Marcellus Hakeng Jayawibawa, S.SiT., M.H., M.Mar, pengamat maritim dari Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas Strategic Center (ISC). Foto: source for JPNN

“Lebih dari satu juta dolar AS diinvestasikan untuk studi kelayakan. Ini menunjukkan bahwa beliau sangat serius dalam membangun fondasi ekonomi maritim yang kokoh,” jelas Capt. Marcellus Hakeng Jayawibawa.

Namun demikian, dinamika politik dan lemahnya kelembagaan membuat proyek ini tidak berlanjut setelah masa jabatannya berakhir.

Menurut Capt. Marcellus Hakeng Jayawibawa, ketiadaan policy legacy yang terstruktur menyebabkan proyek tersebut tidak memiliki kesinambungan.

“Dalam kebijakan publik, ini disebut lemahnya institutional memory. Ketika kebijakan bergantung pada figur, bukan sistem, maka kesinambungan pembangunan menjadi rapuh,” katanya.

Capt Hakeng menambahkan kini seiring meningkatnya urgensi pembangunan infrastruktur dermaga di Buruk Bakul dan kawasan pesisir lainnya, warisan pemikiran tersebut harusnya kembali mendapat perhatian. 

Melalui kehadiran pemimpin muda visioner bagi Riau dalam figur Gubernur terpilih Bapak H. Abdul Wahid, M.Si., diharapkan akan menelurkan Konsep yang bisa mengaktualisasi Visi Riau 2020 bahkan dapat ditingkatkan konsepnya menjadi menjadi Riau Maritime Corridor—sebuah jaringan ekonomi maritim yang mendukung ekonomi biru (blue economy), pelabuhan ramah lingkungan (green port development), dan adaptasi terhadap perubahan iklim.

“Saya berharap banyak kepada sosok Pemimpin baru di Provinsi Riau ini. Sosok Anak Muda dengan semangat serta pemikiran yang luar biasa. Karena dengan menempatkan laut sebagai medium utama distribusi, efisiensi logistik akan meningkat, biaya produksi menurun, dan daya saing produk lokal terdongkrak,” tegas Capt. Marcellus Hakeng Jayawibawa.

Dia menambahkan, Riau memiliki semua komponen untuk menjadi maritime logistics cluster yang tangguh dan mampu bersaing dengan kawasan industri di negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura.

Riau telah semua syarat untuk menjadi pusat kekuatan ekonomi berbasis maritim yang seharusnya bisa dikembangkan pemda setempat

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News