Detik-detik Pak Guru Dibantai di Depan Anak dan Istrinya

Detik-detik Pak Guru Dibantai di Depan Anak dan Istrinya
Petugas mengevakuasi jenazah Suwadi, guru yang dibunuh adik iparnya di depan rumahnya di Kelurahan Sepinggan Baru; Balikpapan Selatan, Jumat (13/4). Foto: PAKSI SANDANG PRABOWO/KALTIM POST

Istri dan anak korban yang melihat kejadian langsung teriak histeris. Membuat warga yang semula menganggap kegaduhan ada hal biasa langsung datang ke lokasi kejadian.

Warga pun emosi saat melihat tubuh korban sudah tergeletak dengan cecer darah di tanah. “Tersangka ini diduga mengalami gangguan jiwa,” kata Jufri.

Berusaha kabur, tersangka dikepung warga. Warga berhasil menangkap dan mengikat Panji dengan tali tampar. Warga lantas melaporkan kejadian ke Mapolsek Balikpapan Selatan. Petugas yang datang langsung mengamankan Panji dan membawanya ke sel tahanan. Sementara korban dibawa ke RSUD dr Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan untuk divisum.

“Belum bisa kami mintai keterangan (tersangka). Saat ditanya bicaranya ngelantur. Karena itu besok (hari ini) akan kami datangkan psikiater untuk mengetahui kondisi kejiwaan tersangka,” ucapnya.

Sementara itu, polisi belum bisa mengambil kesaksian dari istri dan anak korban. Keduanya hingga tadi malam masih shocked. Nursiah dan anaknya, Kalis, yang berusia 15 tahun menangis di pelukan tetangganya. Tubuhnya menelungkup memeluk perut seorang perempuan berjilbab.

Begitu pula dengan Kalis. Polisi yang berusaha bertanya tak mendapat jawaban. “Hanya bisa menangis,” kata penyidik kepada media ini.

Sedikit keterangan diperoleh dari tetangga korban. Menurut para tetangga, korban dikenal ramah dan santun. Juga menjadi salah satu pengurus masjid di lingkungan tersebut. Karena itu, kabar meninggalnya Suwadi membuat warga kaget.

Sebelum peristiwa pembunuhan ini terjadi, tetangga memang sudah beberapa hari melihat tersangka tinggal bersama korban. Sebelumnya, Panji diketahui tinggal di Samarinda bersama orangtuanya.

Seorang guru bernama Suwadi, warga Balikpapan, dibunuh secara sadis, dibantai oleh adik iparnya sendiri bernama Panji.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News