Didesak Bebaskan WNI di Myanmar, BG Ogah Terburu-buru: Jangan Terkecoh!
jpnn.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan atau BG menduga AP, Warga Negara Indonesia (WNI) yang ditahan di Myanmar, terlibat dalam kejahatan penipuan daring.
Dia berkata demikian demi menanggapi permintaan DPR agar pemerintah memakai upaya diplomasi membebaskan AP yang ditahan di Myanmar.
"Kejahatan scam, ya. Kejahatan melalui online, scam. Banyak orang-orang kita yang direkrut sana itu pelakunya," kata BG menjawab awak media di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/7).
Eks Kepala Badan Intelijen Negara (KaBIN) itu meminta semua pihak tidak terbuai dengan isu-isu tertentu, sehingga publik mendesak pemerintah membebaskan AP.
"Jangan terkecoh. Kemarin yang kami pulangkan itu banyak pelaku juga," lanjut BG.
Dia mengatakan pemerintah perlu mendalami informasi terkait AP sebelum berdiplomasi membebaskan pria yang juga berprofesi selebgram itu.
"Jangan tertipu. Kami mendalami dahulu," ujar BG.
Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengusulkan pemerintah melaksanakan upaya diplomasi menyikapi kabar selebgram AP yang ditahan junta Myanmar.
Menko Polkam Budi Gunawan atau BG meminta publik tidak terkecoh kabar terkait ditahannya selebgram asal Indonesia, AP di Myanmar.
- Dampingi Menko Polkam, Wagub Sumsel Usul Bangun SPBUN dan Jembatan di KNMP Sungsang
- Herman Deru & Cik Ujang Dampingi Menko Polkam saat Bertemu Tokoh Masyarakat Sumsel
- Herman Deru dan Cik Ujang Tekankan Kesiapan Sumsel Hadapi Karhutla 2026
- Dunia Hari Ini: Militer Myanmar Rilis Foto Terbaru Aung San Suu Kyi
- Jelang Kunjungan Menko Polkam ke Sumsel, Sekda Edward Candra Pimpin Rapat Persiapan
- Menko Polkam Minta PBB Transparan Usut Serangan yang Menewaskan TNI di Lebanon
JPNN.com




