Diduga Terjatuh, Christina Lindasari Hilang Misterius dari KMP Bahtera Nusantara 03 Menuju Tambelan
jpnn.com, TANJUNGPINANG - Tim SAR menggelar operasi pencarian intensif terhadap seorang wanita bernama Christina Lindasari, 43, yang dilaporkan hilang dan diduga terjatuh dari KMP Bahtera Nusantara 03 di perairan Bintan, Kepulauan Riau.
Insiden hilangnya penumpang kapal penyeberangan antarpulau ini dikonfirmasi langsung oleh Kepala Kantor SAR Tanjungpinang, Fazzli.
Pihaknya bergerak cepat mengerahkan tim penyelamat setelah menerima laporan resmi dari keluarga korban.
Kepala Kantor SAR Tanjungpinang Fazzli mengatakan insiden bermula saat Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Bahtera Nusantara 03 bertolak dari Tanjung Uban menuju Tambelan, Kabupaten Bintan, Selasa (21/7), sekitar pukul 23.00 WIB.
Kemudian pada Rabu (22/7), sekitar pukul 05.00 WIB, anak korban menyadari bahwa ibunya yang bernama Christina Lindasari (43 tahun) sudah tidak berada di atas kapal.
"Pada saat disadari, ibunya sudah hilang," kata Fazzli di Tanjungpinang, Kamis malam.
Informasi hilangnya penumpang tersebut resmi diterima Kantor SAR Tanjungpinang, Rabu (22/7), pukul 19.30 WIB dari pihak ASDP Tanjung Uban.
SAR Tanjungpinang telah mengerahkan 22 personel menuju lokasi kejadian menggunakan armada Kapal Negara (KN) SAR 209 dari Dermaga Kampung Bulang, Kamis (23/7) pagi, sekitar pukul 07.30 WIB. Tim meluncur menuju area pencarian yang berjarak sekitar 37 Nautical Mile (Nm) pada radial 130°.
Seorang wanita bernama Christina Lindasari, 43, dilaporkan hilang dan diduga terjatuh dari KMP Bahtera Nusantara 03 di perairan Bintan, Kepulauan Riau.
- Pria Lompat ke Laut di Bakauheni Ditemukan, Begini Kondisinya
- Tim SAR Evakuasi Jasad Penggali Sumur Tertimbun Longsor di Lebak
- Pria Melompat ke Laut di Bakauheni, Tim SAR Langsung Bergerak
- Kasus Dugaan Korupsi Proyek Air Mancur Tasek Gemilang Bintan Naik Penyidikan
- Penyelam Hilang Saat Cek Bangkai Kapal Karam di Probolinggo
- Operasi SAR KM Virgo Transport 8 Memasuki Hari ke-14, Basarnas Perpanjang Pencarian 7 Hari Lagi
JPNN.com




