Digital Literacy & Resilience: Fondasi Masyarakat Tangguh di Era Siber
Oleh: Mubasyier Fatah
Sabtu, 27 September 2025 – 15:37 WIB
Chairman Indonesia Cybersecurity Research & Threat Intelligence Association Mubasyier Fatah. Foto: source for jpnn
Berdasarkan itu, sejarah akan menilai: apakah kita memilih menjadi bangsa yang tercerahkan atau sekadar korban dari derasnya arus informasi palsu.***
*Penulis adalah pengamat digital dan Chairman Indonesia Cybersecurity Research & Threat Intelligence Association
KITA sedang hidup di era yang ditandai dengan derasnya arus informasi, pesatnya inovasi teknologi, dan kerasnya guncangan sosial akibat digitalisasi.
Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean
BERITA TERKAIT
- Telkom Gelar Forum Kolaborasi Nasional, Bahas Keamanan Digital di Era Komputasi Kuantum
- Serangan Siber Kripto Global Makin Kompleks, Peran AI dalam Keamanan Disorot
- Jawab Tantangan Digitalisasi, Menekraf Luncurkan Aplikasi Keamanan Siber Anak Bangsa
- Pemilu Hijau di Ruang Siber
- IDCloudHost Tingkatkan Kapabilitas Anti-DDoS, Cegah Serangan Siber
- Synology Dorong Strategi Backup Modern untuk Hadapi Ancaman Siber
JPNN.com




