Dihantam Pemain China, Nissan Terseok-seok di Eropa
jpnn.com - Kondisi Nissan Motor Corporation di pasar Eropa kian berat. Mereka dikabarkan bakal menutup satu dari dua jalur produksi di pabrik Sunderland, Inggris.
Bersamaan itu, Nissan juga memangkas sekitar 10 persen tenaga kerjanya di kawasan Eropa.
Langkah tersebut menjadi bagian dari restrukturisasi besar-besaran yang ditempuh Nissan.
Tujuannya demi menekan beban keuangan perusahaan yang terus tertekan dalam beberapa tahun terakhir.
Tekanan terhadap Nissan memang datang dari berbagai arah. Persaingan dengan merek-merek China di Eropa makin ketat.
Pangsa pasar Nissan di Inggris turun menjadi 3,7 persen dalam empat bulan pertama tahun ini, padahal pada 2016 masih berada di level 5,6 persen.
Sebaliknya, merek-merek China justru terus menanjak, seperti Chery, BYD, dan MG Motor.
Pabrik Sunderland selama ini menjadi basis penting Nissan di Eropa.
Kondisi Nissan Motor Corporation di pasar Eropa kian berat. Mereka dikabarkan bakal menutup satu dari dua jalur produksi di pabrik Sunderland, Inggris.
- Senyum Manis Chery Group pada April 2026
- Mengenal Teknologi Pintar Chery Valet Parking Driver
- Chery Tiggo V: Satu Mobil 3 Identitas
- Konon, Chery C5 Terbaru Bakal Jadi Suksesor E5 di Indonesia
- Diprediksi Harga Nissan Xterra di Kisaran Rp 600 Jutaan
- Nissan Juke: Si Pendobrak Pakem Bertransformasi Jadi EV
JPNN.com




