Dirjen GTK Optimistis Rekrutmen 1 Juta Guru PPPK Tercapai, Begini Caranya

Dirjen GTK Optimistis Rekrutmen 1 Juta Guru PPPK Tercapai, Begini Caranya
Dirjen GTK Kemendikbudristek Iwan Syahril bersama Ketum PB PGRI Unifah Rosyidi di puncak peringatan HUT ke-76 PGRI. Iwan optimistis program rekrutmen 1 juta guru PPPK tercapai. Foto: tangkapan layar YouTube PGRI Official

jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) optimistis program rekrutmen satu juta guru PPPK akan terealisasi. Pemerintah daerah diminta untuk mengajukan formasi PPPK sebanyak-banyaknya.

Dirjen Guru Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbudristek Iwan Syahril mengungkapkan Panselnas berupaya agar formasi yang tidak dibuka tahun ini sekitar 500 ribu bisa dimaksimalkan pada seleksi PPPK 2022.

Selain itu kekurangan tenaga pengajar akibat guru-guru PNS yang pensiun, akan dimaksimalkan untuk diisi PPPK.

"Sisa formasi PPPK 2021 ditambah formasi dari guru-guru PNS yang pensiun tahun depan akan kami maksimalkan di PPPK 2022. Jadi formasinya akan lebih banyak," kata Dirjen Iwan, Selasa (30/11).

Untuk memenuhi kuota tersebut, Iwan mendorong semua pemerintah daerah mengajukan formasi sebanyak-banyaknya.

Tahun ini dari kuota satu juta yang diusulkan Pemda hanya 506 ribu lebih. Itu karena usulan daerah minim, bahkan beberapa wilayah tidak mengajukan formasi sama sekali.

Berkaca dari pengalaman 2021, Iwan berharap Pemda untuk aktif mengajukan usulan formasi karena kuota yang disiapkan di 2022 lebih banyak.

"Kita harus dorong semua pemerintah daerah untuk mengajukan formasi sebanyak-banyaknya karena kuncinya di situ," ucapnya.

Ditjen GTK Kemendikbudristek Iwan Syahril memastikan rekrutmen 1 juta Guru PPPK bisa tercapai, simak penjelasannya.