Dirut Bulog: Sepanjang Indonesia Swasembada Pangan, Kita Tak Impor Beras
jpnn.com, JAKARTA - Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani memastikan Bulog tidak akan melakukan impor beras sepanjang kondisi swasembada pangan terjaga.
Perum Bulog mengonfirmasi Indonesia telah berhasil mencapai swasembada pangan, khususnya beras, pada tahun 2025.
Program swasembada pangan tersebut akan terus dilanjutkan pada 2026, dengan target penyerapan cadangan beras pemerintah (CBP) sebanyak 4 juta ton.
"Bulog sejak 2025 sampai ke depan sepanjang Indonesia Swasembada Pangan tidak akan merasakan impor beras," kata Rizal di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (23/1).
Rizal menyatakan target penyerapan CBP untuk 2026 meningkat, dari semula 3 juta ton pada 2025.
Selain beras, Bulog juga mendapatkan penugasan untuk menyerap komoditas pangan utama lainnya.
Untuk jagung, pemerintah menargetkan penyerapan sebesar 1 juta ton pada tahun 2026.
Sementara itu, untuk komoditas kedelai, Bulog ditargetkan mampu menyerap sebanyak 70 ribu ton.
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani memastikan Bulog tidak akan melakukan impor beras sepanjang kondisi swasembada pangan terjaga.
- Tertinggi Sepanjang Sejarah, Cadangan Beras Pemerintah Capai 5,37 Juta Ton
- BULOG Pastikan Harga Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
- Swasembada Pangan Tercapai Sangat Cepat, Prabowo Berterima Kasih kepada Mentan Amran
- Perjuangan Buruh dan Marsinah Menginspirasi Pengabdian BULOG untuk Ketahanan Pangan
- Ahmad Rizal Ramdhani: Dari Intelijen Teritorial Kini Mengawal Ketahanan Pangan
- Operasi Pasar Bulog Diserbu Warga, 600 Liter Minyakita Ludes Terjual
JPNN.com




