Dokter UI Ingatkan Risiko BPA pada Galon Guna Ulang bagi Anak dan Perempuan
jpnn.com, JAKARTA - Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) dr. Djaja Surya Atmadja, Ph.D., mengingatkan pentingnya perhatian terhadap penggunaan galon guna ulang yang mengandung Bisphenol A (BPA), terutama bagi anak-anak dan perempuan.
Menurut dr. Djaja, BPA merupakan senyawa kimia yang terdapat pada material polikarbonat yang digunakan pada sebagian galon guna ulang. Senyawa tersebut diketahui memiliki sifat yang menyerupai hormon sintetis.
Dia menjelaskan, paparan BPA menjadi perhatian karena berkaitan dengan sistem hormon tubuh yang berperan penting dalam proses pertumbuhan, perkembangan, dan fungsi reproduksi.
Dalam sebuah siniar bersama Prof. Rhenald Kasali yang ditayangkan di YouTube pada 1 Juni 2026, dr. Djaja menyebut anak-anak termasuk kelompok yang perlu mendapatkan perhatian khusus terkait potensi paparan BPA.
“Karena sintetik hormon, dia bisa mengganggu hormon. Kalau dikasih minum begitu-begituan, anak kecil bisa gangguan konsentrasi, gangguan tumbuh kembang, gangguan perilaku. Perempuan, gangguan hormon, gangguan kesuburan,” ujar dr. Djaja.
Ia menuturkan bahwa risiko tersebut menjadi relevan karena air minum dalam galon digunakan setiap hari untuk berbagai kebutuhan rumah tangga, mulai dari minum, memasak, hingga membuat susu.
Karena itu, masyarakat tidak hanya perlu memperhatikan kualitas air yang dikonsumsi, tetapi juga jenis kemasan yang digunakan untuk menyimpan air tersebut.
Dr. Djaja menjelaskan konsumen dapat mengenali jenis plastik kemasan melalui kode angka yang tertera pada bagian bawah galon. Kode tersebut menunjukkan kategori material yang digunakan dalam pembuatan kemasan.
Dokter UI mengingatkan paparan BPA dari galon guna ulang berpotensi mengganggu hormon tubuh.
- 5 Buah yang Aman Dikonsumsi Anak Anda
- Peneliti IPB Kembangkan Model Penyuluhan Stunting Berbasis WhatsApp di Lombok Timur
- Ainun Bersama PNM Ubah Cara Pandang Warga di Kampung Tentang Perempuan
- Pendekar 08 & Pemprov Banten Gelar Khitanan Massal Gratis
- Negara Diminta Beri Pendampingan Holistik kepada Anak Korban Kekerasan Seksual
- PDIP Latih Kader Perempuan dari 38 Provinsi, Hasto: Beranilah Bersuara
JPNN.com




