Dominasi Vendor China di Tender BIG Picu Pertanyaan soal Kedaulatan Data Geospasial

Dominasi Vendor China di Tender BIG Picu Pertanyaan soal Kedaulatan Data Geospasial
Ilustrasi digitalisasi. Foto: Ist

jpnn.com, JAKARTA - Dominasi perusahaan asal China dalam tender proyek penyediaan data dasar geospasial nasional di Badan Informasi Geospasial (BIG) kembali menuai sorotan.

Kali ini, Direktur Eksekutif KPK Watch Indonesia meminta pemerintah membuka secara transparan proses tender sekaligus menjamin keamanan data strategis negara yang dikerjakan oleh vendor asing.

Menurut KPK Watch Indonesia, proyek penyediaan data dasar geospasial dan peta dasar Indonesia bukan sekadar proyek pengadaan jasa, melainkan menyangkut aset strategis yang berkaitan langsung dengan pertahanan, keamanan, dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Data geospasial merupakan aset strategis negara. Apabila pengelolaannya tidak diawasi secara ketat atau disalahgunakan, maka berpotensi mengancam kedaulatan Negara Republik Indonesia," tegas Direktur Eksekutif KPK Watch Indonesia.

Sorotan tersebut muncul setelah hasil evaluasi teknis tender menunjukkan perusahaan asal China, Shaanxi Tirain Science & Technology, menempati peringkat pertama pada seluruh lot strategis proyek pemetaan nasional, meliputi Kalimantan, Sumatera, Jawa–Bali–Nusa Tenggara–Maluku–Papua I, hingga Papua II.

KPK Watch menilai dominasi tersebut layak menjadi perhatian serius karena data geospasial tidak hanya memuat informasi administratif, tetapi juga mencakup infrastruktur strategis, tata ruang, sumber daya alam, jaringan logistik, hingga kawasan yang berkaitan dengan kepentingan pertahanan negara.

Atas kondisi tersebut, KPK Watch Indonesia mempertanyakan sejumlah hal kepada pemerintah dan BIG.

Pertama, mengapa seluruh lot strategis tender pemetaan nasional justru didominasi perusahaan asal China, padahal sebelumnya telah muncul berbagai peringatan mengenai potensi risiko terhadap kedaulatan data nasional.

Dominasi perusahaan asal China dalam tender proyek penyediaan data dasar geospasial nasional di Badan Informasi Geospasial (BIG) kembali menuai sorotan

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News