Driver Ojol Dianiaya di Labuan Bajo, Keamanan pada Destinasi Wisata Jadi Sorotan
jpnn.com, LABUAN BAJO - Insiden penganiayaan terhadap pengemudi ojek online (ojol) di Labuan Bajo kembali menyoroti pentingnya penguatan sistem keamanan dan tata kelola transportasi di kawasan destinasi super prioritas tersebut.
Seorang driver ojol, Donatus Darso mengaku mengalami trauma setelah menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang di sekitar Bandara Internasional Komodo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Akibat kejadian itu, Donatus memilih tidak bekerja selama dua hari terakhir. “Trauma. Sudah dua hari tidak kerja,” ujarnya, Rabu (15/4).
Kasus ini pun telah dilaporkan ke Polres Manggarai Barat. Donatus berharap aparat penegak hukum dapat mengusut tuntas peristiwa yang dialaminya.
“Proses hukum dan diusut sampai tuntas,” ujar Donatus.
Kapolres Manggarai Barat AKBP Christian Kadang memastikan pihaknya telah menerima laporan tersebut dan saat ini tengah melakukan pendalaman.
Fokus penyelidikan diarahkan pada identifikasi pelaku serta pengungkapan motif di balik aksi kekerasan tersebut.
“Kami sudah menerima laporannya. Saat ini tim penyidik tengah melakukan pendalaman untuk mengidentifikasi para pelaku,” kata dia.
Seorang driver ojek online yang beroperasi di Labuan Bajo menjadi korban penganiayaan.
- SPKLU Center Jadi Magnet Baru, Aloha PIK2 Targetkan 1,4 Juta Pengunjung
- Kapal Pesiar SH Minerva Tiba di Jayapura, Bea Cukai Optimalkan Pengawasan & Pelayanan
- Bali All-Access Pass Hadirkan Akses Tanpa Batas ke Destinasi Unggulan
- ART Hera Ungkap Kronologi Dugaan Penganiayaan yang Dilakukan Erin
- Kementerian Pariwisata Taiwan Bidik Peluang Pasar Wisata Indonesia
- Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Kenapa?
JPNN.com




